Tuesday, October 13, 2026

Lihatlah ke Bawah Agar Jadi Hamba yang Qanaah

Baca Juga

wartalive.co.id – Sahabatku seiman….
Sering terbersit di benak kita sebuah tanya. Mengapa setiap kali melihat orang yang diberi kelebihan oleh Allah Ta’ala dari sisi materi dada kita menjadi sesak, jiwa kita lelah, ada hasrat untuk memiliki apa yang mereka miliki. Tak jarang hasrat itu membuat nikmat yang ada dalam genggaman seolah tak ada artinya..?

Jawabannya, karena kita lalai dalam mengamalkan wasiat Rasulallah Shalallahu Alayhi Wasallam. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan At Tirmidzi dari Sahabat Abu Hurairah –radhiallahu anhu-, Rasulallah Shalallahu Alayhi Wasallam bersabda : “Lihatlah kepada orang yang di bawah kalian dan jangan melihat orang yang lebih di atas kalian. Yang demikian itu (melihat ke bawah) akan membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikanNya kepada kalian.”
(HR. Muslim)

- Advertisement -

Dalam riwayat lain Rasulallah Shalallahu Alayhi Wasallam bersabda: “Apabila salah seorang dari kalian melihat orang yang diberi kelebihan dalam hal harta atau rupa/fisik, maka hendaklah ia melihat orang yang kondisinya lebih dibawah darinya.”

Kedua hadits di atas mengandung pelajaran penting untuk setiap muslim, agar selalu melihat ke bawah dalam perkara dunia. Karena melihat keatas hanya akan membuat diri berkeluh kesah, dada menjadi sesak, pikiran menjadi kalut, hati menjadi lelah memikirkan dunia yang seolah berpihak pada orang lain. Dan pada akhirnya diri inipun lalai mensyukuri karunia Allah yang ada.

Baca Juga : Said Aldi Al Idrus Lantik Pengurus DMDI Riau Disaksikan Yang di-Pertua Negeri Malaka Malaysia

Namun bila kita melihat kebawah, kita akan tahu bahwa ada orang lain yang hidupnya jauh lebih sulit dari kita, sehingga hati terpanggil untuk mensyukuri berbagai karunia itu.

Dalam uraiannya terhadap hadits diatas, Imam Al Mubarakfury –rahimahullah- menjelaskan: “Apabila seseorang memandang pada orang yg diberi kelebihan dari sisi materi, maka dia akan menganggap remeh nikmat yang ada pada dirinya. Dan hal itu akan menjadi penyebab kemurkaan Tuhannya. Namun bila ia melihat ke bawah, dia akan bersyukur, bersikap tawadhu, dan memuji Rabb-nya atas segala limpahan karuniaNya”
(Tuhfatul Ahwadzi 7:182)

Sahabat…
Sudah selayaknya bagi seorang mukmin untuk tidak menolehkan pandangannya kepada ahli dunia, karena hal itu hanya akan menumbuhkan kekaguman yang selalu berakhir dengan jiwa yang lelah..

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
“Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan di dunia untuk Kami coba mereka dengannya. Dan karunia Rabbmu adalah lebih baik dan lebih kekal.”
(QS. Ta’ha : 131)

Berhentilah menatap dan mengharap kemegahan dunia yang ada pada orang lain, syukuri apa yang ada. Agar kita menjadi hamba yang qanaah. Ingat ! Ini bukan soal banyak atau sedikit, tapi murni soal keberkahan.

Poin diatas terkait perkara dunia, adapun dalam perkara agama/akhirat yang berlaku adalah sebaliknya. Seorang muslim diperintahkan untuk selalu melihat ke atas, kepada orang yang lebih baik darinya dalam dalam hal ketaqwaan, amal sholeh dan ketaatan lainnya. Agar semangatnya terpacu untuk terus mempersembahkan amal terbaik di sisa waktu yang ada.

Barakallahu fiikum.(Ferry Is Mirza DM)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya