Tuesday, October 13, 2026

Staf Ahli Bupati Asahan Tinjau Pelaksanaan Pelayanan Kontap Wanita

Baca Juga

wartalive.co.id – Dalam rangka Bhakti Sosial TNI Manunggal Bangga Kencana-Kesehatan Kabupaten Asahan Tahun 2024, Staf Ahli Bupati Asahan dr Elfina br Tarigan, tinjau pelaksanaan Pelayanan Kontap Wanita/Medis Operasional Wanita (MOW), di Rumah Sakit Sri Pamela, Kecamatan Sei Dadap, Senin (27/08/2024).

Hadir dalam peninjauan tersebut yakni, mewakili Dandim 0208 Asahan, Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Para Camat, serta tamu undangan lainnya.

- Advertisement -

dr Elfina br Tarigan, menyampaikan tujuan kegiatan, untuk memenuhi target pengendalian penduduk di Kabupaten Asahan dengan menggunakan metode KB-MOW tahun 2024.

Baca Juga : Sofyan Manulang Hadiri Pelantikan Gekrafs Kabupaten Asahan Periode 2024 – 2027

Metode KB ini ditujukan kepada wanita berusia 35 sampai 45 tahun yang telah mendapat persetujuan dari suami. “Untuk akseptor berasal dari setiap Kecamatan yang ada Kabupaten Asahan, dan untuk target dari kegiatan ini sebanyak 60 akseptor”, Ungkap Elfina.

Dilanjutkan Elfina, tujuan umum dari perencanaan KB adalah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera khususnya bagi ibu dan anak serta mengendalikan pertumbahan penduduk suatu negara sesuai dengan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS) yaitu dengan jalan mengendalikan jumlah kelahiran.

Selain itu, KB juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan suatu keluarga dengan penjarangan angka kelahiran atau jumlah kelahiran bayi, salah satunya dengan pemakaian alat kontrasepsi, Jelasnya.

Lihat Juga : Ketum PWI Pusat Peringatkan Bahaya Surat Palsu dan Klaim Pengurus Ilegal

Kepada pasangan keluarga, utamanya yang baru saja membina keluarga diharapkan mengikuti program keluarga berencana dengan menjadi akseptor KB baik menggunakan IUD, pil, Implant atau kondom maupun operasi steril, Harap Elfina.

Dengan mengikuti program KB berarti keluarga dapat menyelamatkan kehidupan serta meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, terutama dalam mencegah kehamilan tak diinginkan, menjarangkan jarak kelahiran, serta mengurangi tingkat risiko kematian pada bayi. Selain itu, program KB juga dapat memberi keuntungan bagi kehidupan ekonomi sebuah keluarga dan masyarakat. Selain itu, program KB juga telah membuktikan bahwa pria juga ikut bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan reproduksi mereka dan keluarganya, Tutup Elfina(AH/Ahmad Sani).

Editor : Indra Sikoembang

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya