Tuesday, October 13, 2026

Komdigi Akan Berantas Kasus Judol, Pantau Seluruh Rekening

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah mempertegas komitmennya dalam memberantas aktivitas keuangan ilegal, termasuk judi online melalui kerja sama yang memungkinkan pengawasan terhadap seluruh rekening. Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid saat menerima kunjungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni Ketua OJK Mahendra Siregar.

“Jadi ini upaya-upaya bersama yang kita akan lakukan, kami ingin mengingatkan, dengan perkuatan kerja sama seperti ini semua rekening dapat dipantau,” kata dia dalam konferensi pers di kantor Komdigi, Jakarta, Kamis (14/11/2024).

- Advertisement -

1.Jika ada indikasi kejahatan rekening akan diblokir

Pihak berwenang menegaskan bahwa pemblokiran rekening akan dilakukan jika terindikasi aktivitas ilegal, tanpa pandang bulu. Baik itu pelaku judi online atau bahkan yang turut bermain judi online akan langsung diblokir rekeningnya.

Baca Juga : Pemkot Palembang Siapkan Anggaran Besar Dukung Program Presiden Prabowo ‘Makan Bergizi Gratis’

“Maaf ya, memang ini harus dilakukan kalau memang ada indikasi kejahatan illegal termasuk pelaku judi online, pengguna ya, tentu yang besar-besar juga pengguna pun dapat terjerat dan terpantau rekeningnya dan kalau memang ini terpantau mohon maaf akan kita blok,” kata dia.

2.Kemkomdigi tegas akan kirimkan data

Dia menjelaskan, OJK sudah menyatakan data aktivitas ilegal akan langsung ditindaklanjuti. Langkah ini diharapkan memberi literasi sekaligus peringatan kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik judi online yang akan berdampak pada pengawasan ketat dan sanksi tegas.

“Kita akan tegas, kemkomdigi akan mengirimkan data-data itu. Ketua OJK sudah menyatakan Kalau memang ini sudah jelas aktivitas keuangan ilegal, maka ini kemudian akan langsung di blok,” katanya.

Lihat Juga : Pj Walikota Padangsidimpuan Hadiri FGD Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Ini Harapannya

3.Upaya menyisir aktivitas ilegal

Sementara, Kepala OJK Mahendra Siregar mengatakan pertemuannya dengan Menteri Komdigi turut juga membahas langkah-langkah upaya yang terus ditingkatkan berkaitan dengan aktivitas-aktivitas ilegal dengan memanfaatkan teknologi digital berbasis online. Pihaknya juga  mengumumkan finalisasi langkah-langkah antisipasi, salah satunya adalah finalisasi pusat anti scam atau penipuan.

“Baik terkait kegiatan pinjaman tidak legal, investasi ilegal dan meresahkan kita belakangan ini semakin besar kegiatan judol. Yang kerja sama baik dua institusi maupun dalam satu tim di tingkat nasional,” kata dalam kesempatan yang sama.(RL)

Editor : Indra Sikoembang

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya