Wartalive.co.id – Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Digital Kadin Indonesia, Clarissa Tanoesoedibjo, memimpin rapat strategis bersama para Komite Tetap pada Jumat (21/3). Dalam pertemuan ini, Kadin membahas perkembangan program kerja serta strategi akselerasi transformasi digital yang semakin menjadi kunci daya saing nasional.
Clarissa mengungkapkan bahwa Kadin tengah menyiapkan dua inisiatif besar: Indonesia Cerdas Digital dan UMKM Digital Boost Day. Program ini bertujuan untuk mempercepat digitalisasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. “UMKM yang melek digital akan lebih kompetitif di era ekonomi berbasis teknologi,” ujarnya.
Selain fokus pada UMKM, Kadin juga tengah merumuskan rekomendasi terhadap revisi Undang-Undang Penyiaran. Salah satu perhatian utama adalah aspek regulasi di sektor telekomunikasi, penyiaran, dan layanan internet yang semakin kompleks. “Industri media, komunikasi, dan digital membutuhkan kebijakan yang adaptif dan pro-inovasi,” tambah Clarissa.
Baca Juga : Masyarakat dan Kawasan Bebas Sabang
Di sisi lain, untuk meningkatkan kesiapan sumber daya manusia, Kadin mempersiapkan Focus Group Discussion (FGD) di sektor Komunikasi dan Digital serta merancang program pelatihan dan sertifikasi keamanan siber. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman keamanan digital di berbagai sektor.
Ke depan, Kadin juga mendorong penyederhanaan regulasi dalam proses penentuan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk produk teknologi informasi dan komunikasi. Penyederhanaan ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan rantai pasok antara industri dalam negeri dan global, serta memperkuat ekosistem digital Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan.
“Transformasi digital bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan mendesak agar Indonesia tetap kompetitif di panggung global,” tutup Clarissa.
Sumber : Kadin Indonesia

