Tuesday, October 13, 2026

Polres Tapsel Gencar Patroli, Senjata Mainan Anak Diamankan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Polres Tapanuli Selatan (Tspsel) melalui Polsek Padang Bolak menggelar patroli rutin dalam rangka melakukan upaya pencegahan guna menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polres Tapsel.

Kapolsek Padang Bolak bersama tim gabungan Dari TNI, Satpol PP, melaksanakan patroli, menyampaikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat, serta melakukan penertiban terhadap anak-anak dan remaja yang menggunakan senjata mainan di tempat umum.

- Advertisement -

“ Sejak dimulainya Operasi Ketupat Toba, kami telah mengamankan sejumlah senjata mainan yang berpotensi membahayakan atau menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, ” ujar Kapolsek.

Senjata mainan seperti pistol dan senapan replika yang menyerupai aslinya kerap digunakan oleh anak-anak saat bermain di jalanan, bahkan di area keramaian. Hal ini dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan warga serta berisiko menimbulkan kesalahpahaman.

Polsek Padang Bolak menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan anak-anak mereka dan tidak membiarkan mereka membawa atau menggunakan senjata mainan di luar rumah.

“ Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif demi menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat selama perayaan Lebaran,” tambahnya.

Operasi Ketupat Toba akan terus dilaksanakan hingga pasca Lebaran, dengan fokus pada pengamanan arus mudik, tempat ibadah, dan pusat-pusat keramaian.

Sebelumnya, dua warga Desa juga sempat bersiteru akibat senjata mainan oleh anak-anak dan menjurus kepada penganiayaan oleh sekelompok pemuda, di Desa Batang Baruhar Jae, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta).

Atas kejadian tersebut korban membuat pengaduan ke Polsek Padang Bolak dan langsung ditangani oleh kepolisian dengan menahan para pelaku penganiayaan.

Kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik dan membuat aksi sejumlah elemen mahasiswa ke Polsek Padang Bolak dan DPRD Paluta sebagai bentuk protes atas kejadian kriminalitas yang terjadi saat Idul Fitri lalu.

Mahasiswa juga menuntut percepatan pembahasan dan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum, karena menurut mahasiswa, maraknya beredarnya senjata mainan telah menimbulkan keresahan warga dan memicu berbagai konflik antar remaja.

Kapolres Tapsel AKBP. Yasir Ahmadi melalui Kasi Humas AKP Maria Marpaung mengungkapkan, selama operasi Ketupat Toba, Polres Tapsel rutin melaksanakan patroli dengan sasaran penggunaan senjata mainan oleh anak-anak remaja.

” Harapannya agar warga bisa nyaman dalam beraktivitas dan kalaupun ada insiden yang terjadi langsung diselesaikan dengan perdamaian para pihak, ” ucap Maria, Sabtu (19/4/2025)

Sementara sejumlah warga mengapresiasi langkah kepolisian dalam menertibkan penggunaan senjata mainan, yang bisa menimbulkan bahaya bagi yang terkena peluru mainan.

” Anak-anak sering kali main tembak-tembakan di depan rumah, kadang sampai mengejutkan orang lewat. Bagus juga kalau ditertibkan, supaya nggak bikin resah, ” ujar warga

Warga launnya juga menyambut baik kegiatan patroli rutin yang dilakukan aparat kepolisian guna mencegah timbulnya keresahan di tengah masyarakat.

” Kadang senjata mainan itu bentuknya mirip asli, bisa bikin orang panik. Dengan adanya patroli dari polisi, kami jadi merasa lebih aman, ” imbuh warga lainnya. (Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya