Tuesday, October 13, 2026

Kemunculan Harimau Liar Gegerkan Warga Pudun Jae, Kepdes Imbau Waspada

Baca Juga

Wartalive.co.id – Warga Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, dikejutkan oleh laporan mengenai kemunculan seekor harimau liar di area kebun karet milik penduduk setempat pada hari Jumat, 30 Mei 2025. Insiden ini menimbulkan rasa panik di kalangan masyarakat, terutama bagi Holid Hasibuan, seorang petani karet berusia 50 tahun, yang mengklaim telah menyaksikan langsung keberadaan hewan buas tersebut saat ia hendak menyadap pohon karet di kebunnya.

Hamdani Harahap, selaku Kepala Dusun 3, menjelaskan bahwa Holid, yang didampingi oleh anaknya, Hamka yang berusia 11 tahun, segera melarikan diri dari lokasi kebun yang berjarak sekitar 3 kilometer dari permukiman penduduk. “Holid masih mengalami trauma yang cukup berat hingga saat ini dan belum berani kembali ke ladang,” ungkap Hamdani.

- Advertisement -

Lokasi penampakan harimau teridentifikasi di sekitar Sungai Batang Kumal, sebuah area yang relatif terpencil dan sepi meskipun tidak terlalu jauh dari permukiman penduduk. Selain dari pengamatan langsung, seorang warga lain juga melaporkan bahwa ia mendengar auman keras dari arah yang sama pada hari Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga : Remaja Perempuan di Padangsidimpuan Diduga Jadi Korban Pencabulan Bertahun-Tahun, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Kepala Desa Pudun Jae, Riski Ibrahim Siregar, mengonfirmasi adanya laporan mengenai penampakan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya telah mengimbau masyarakat untuk menunda aktivitas di ladang atau sawah. “Kami meminta agar warga tetap waspada, dan jika harus pergi ke ladang, sebaiknya tidak pergi sendirian,” ungkap Riski.

Pihak desa juga melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menyelidiki jejak keberadaan harimau tersebut. Sebuah tim gabungan yang terdiri dari perangkat desa, Babinsa, Polmas, dan tokoh masyarakat akan melakukan pemantauan langsung di lokasi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Kami menunggu tim BKSDA untuk bersama-sama melakukan pencarian dan identifikasi. Belum bisa dipastikan apakah itu Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) atau jenis lainnya,” tambah Riski.

Lihat Juga : Simpan Ganja Dalam Kotak Rokok, Pria 37 Tahun di Padangsidimpuan Ditangkap Polisi

Munculnya satwa liar, seperti harimau, di area permukiman merupakan indikator signifikan mengenai kebutuhan untuk melindungi habitat alami mereka. Oleh karena itu, pihak-pihak yang berwenang diharapkan segera mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan untuk mencegah terjadinya konflik antara satwa dan manusia yang dapat berakibat fatal.(Tamrin)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya