Wartalive.co.id – Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, secara resmi membuka pelaksanaan Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Baplitbangda pada Senin (15/7/2025).
Forum yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Baplitbangda) Kota Padangsidimpuan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota H. Harry Pahlevi Harahap, Plt. Sekda Roni Gunawan Rambe, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta para camat se-Kota Padangsidimpuan.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa forum tersebut merupakan tahapan penting dalam penyusunan perencanaan strategis pembangunan menengah daerah, sesuai amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.
Baca Juga : Wali Kota Pematangsiantar Harapkan SMSI Terus Tingkatkan Kualitas dan Kredibilitas Media Siber
“Forum ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah momentum untuk menyamakan persepsi, menyelaraskan prioritas, dan membangun sinergi antar-OPD dalam menyusun dokumen Renstra yang berkualitas dan selaras dengan arah pembangunan Kota Padangsidimpuan ke depan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa Renstra bukan hanya menjadi dokumen administratif, melainkan acuan penting dalam pelaksanaan program dan kegiatan setiap perangkat daerah agar sejalan dengan RPJMD 2025–2029.
“Renstra bukan hanya kewajiban administratif, tetapi juga acuan strategis bagi keberhasilan program dan kegiatan OPD,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala Baplitbangda, Diapari Lubis, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyusunan Renstra untuk periode 2025–2029 menjadi momentum strategis pascapergantian kepala daerah. Oleh karena itu, Renstra harus disusun berdasarkan hasil evaluasi, responsif terhadap isu strategis, serta berorientasi pada pencapaian hasil nyata.
Lihat Juga : Polsek Medan Tembung Edukasi Siswa Baru SMKN 1 Percut tentang Geng Motor dan Narkoba
Ia juga menekankan pentingnya penyusunan Renstra yang realistis, terukur, dan terintegrasi dengan RPJMD, program nasional, serta program provinsi, dengan pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS).
“Dengan pemanfaatan data yang akurat, aplikasi perencanaan yang terintegrasi, serta melibatkan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan, kita harap arah pembangunan Kota Padangsidimpuan lima tahun ke depan semakin tajam dan terarah,” pungkas Diapari. (Tamrin)

