Tuesday, October 13, 2026

Negara Hadir, Wamen Ossy Bagikan Sertifikat Tanah ke Warga NTB

Baca Juga

Wartatalive.co.id – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyerahkan secara langsung 228 Sertifikat Elektronik kepada masyarakat Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (27/7/2025).

Penyerahan Sertifikat Elektronik tersebut, dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, Inspektur Wilayah III Kementerian ATR/BPN, Lutfi Zakaria, serta para pejabat di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB dan unsur Forkopimda Kabupaten Lombok Barat

- Advertisement -

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin kepastian hukum atas tanah rakyat.

Baca Juga : Lampung Jadi Lokasi Strategis Kunker Menteri ATR/BPN untuk Evaluasi dan Penguatan Program

“ Kegiatan pada siang hari ini memang sederhana, yaitu memberikan sertipikat tanah kepada masyarakat. Namun substansi di balik itu sangat penting. Artinya, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hadir menjamin pelaksanaan pertanahan secara baik dan benar, ” ujar Wamen Ossy dalam sambutannya.

Selain sertiplfikat dari program PTSL, turut diserahkan lima sertifikat non PTSL yang mencakup berbagai aset strategis, seperti lahan milik nelayan budidaya, fasilitas Kementerian Agama di Lombok Timur, aset milik Pemerintah Kota (Pemko) Mataram, serta rumah ibadah milik Dewan Gereja Katolik di Mataram.

Berdasarkan data Kementerian ATR/BPN, dari sekitar 443 ribu bidang tanah di Lombok Barat, 300 ribu bidang telah bersertipikat.

” Meski capaian ini patut diapresiasi, saya menegaskan, kerja keras tetap diperlukan untuk mewujudkan legalisasi seluruh bidang tanah demi perlindungan hukum yang menyeluruh bagi masyarakat, ” terangnya.

Lihat Juga : Wali Kota Ajak DPRD Bersinergi Sukseskan RPJMD Padangsidimpuan 2025–2029

Ia juga menyampaikan pesan dari Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, bahwa sekitar 75-80% fungsi Kementerian ATR/BPN merupakan pelayanan publik.

Oleh karena itu, transformasi layanan menjadi agenda prioritas melalui perbaikan sistem berbasis teknologi informasi dan penguatan sumber daya manusia (SDM).

“ Kami berupaya agar pelayanan pertanahan tidak lagi berbelit-belit, tidak memakan waktu lama, dan tidak menyulitkan masyarakat. Harapannya sistem ini menjadi efektif dan efisien. Jajaran BPN juga dituntut untuk mengubah pola pikir agar lebih responsif dan benar-benar melayani masyarakat, ” tegas Wamen Ossy.

Sementara itu, Menko AHY memberikan apresiasi terhadap keberlanjutan program sertipikasi tanah yang dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memperjuangkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga : Padangsidimpuan Borong Penghargaan pada Puncak Harganas ke-32 Sumut

“ Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi percepatan legalisasi tanah dan transformasi layanan pertanahan menuju era digital yang lebih efisien dan inklusif. Negara tidak boleh kalah. Kita harus memperjuangkan keadilan bagi masyarakat, ” tandas AHY.

Ia menambahkan, sertifikasi tanah bukan hanya soal legalitas administratif, tetapi juga simbol jaminan kepemilikan yang sah dan wujud keadilan sosial.

“ Kita ingin tata kelola pertanahan yang modern, transparan, dan minim konflik agraria. Karena konflik tanah yang tidak diselesaikan secara adil bisa berdampak luas secara sosial maupun politik, ” imbuhnya. (Wan/LB)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya