Tuesday, October 13, 2026

Stabilkan Harga, Pemkab Asahan Laksanakan Gerakan Pasar Murah

Baca Juga

Wartalive.co.id – Dalam upaya menstabilkan harga pokok pangan khususnya beras, Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan Gerakan Pasar Murah (GPM) sebagai langkah taktis memperkuat ketahanan pangan.

GPM merupakan intervensi pasar berskala kabupaten yang dirancang untuk memberikan akses langsung kepada masyarakat terhadap bahan pangan strategis dengan harga lebih rendah dari pasaran.

- Advertisement -

Kebijakan ini menjadi bentuk respons cepat terhadap fluktuasi harga yang berisiko memperberat beban pengeluaran rumah tangga, terutama jelang peringatan HUT ke-80 RI.

Baca Juga : Pemkab Asahan Gandeng BWSS I dan Perum Jasa Tirta I Perkuat Tanggul Sungai Asahan

Demikian kata Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. saat meninjau pelaksanaan GPM, Rabu (06/08/2025) di Halaman Kantor Camat Kota Kisaran Barat.

Pelaksanaan GPM akan berlangsung di 17 titik kecamatan secara bergilir hingga akhir Agustus, dengan fokus kepada lokasi-lokasi padat penduduk dan wilayah yang rentan terdampak lonjakan harga pangan.

Bupati menyampaikan, bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan jangka pendek seperti GPM, tetapi juga disiapkan kebijakan jangka menengah berupa pembangunan cetak sawah seluas 1.200 hektar di Kecamatan Silau Laut untuk memperkuat produksi beras lokal.

Lihat Juga 1; FSQ Ditutup, Kota Kisaran Barat Juara

“Kami ingin hadir bukan hanya saat harga naik, tapi juga menyiapkan pondasi agar Asahan bisa mandiri secara pangan. Kami mendorong masyarakat untuk menanam bahan pangan rumah tangga dari pekarangan sendiri,” ujar Bupati.

Sementara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Asahan, Ali Muqhofar, S.Sos., M.A.P, menjelaskan bahwa GPM menyediakan beras SPHP, beras medium dan premium, minyak goreng, gula pasir, telur, hingga produk UMKM lokal, dengan harga rata-rata 15–25 persen lebih murah dari pasar umum.

Baca Juga : Wali Kota Apresiasi PUPR Sumut untuk Percepatan RTRW Padangsidimpuan

GPM juga menggandeng berbagai pihak seperti Perum Bulog Cabang Kisaran, PT. Sintong Abadi, PT. Jampalan Baru, pengusaha telur, dan pelaku UMKM yang berkomitmen menyalurkan barang secara langsung tanpa rantai distribusi panjang yang menyebabkan kenaikan harga.

Turut mendampingi Bupati Asahan di antaranya, Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, M.AP, Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, SH, M.IP, Ketua PN Kisaran Yanti Suryani, SH, M.H, Wakapolres Asahan Kompol Slamet Riyadi, SH, M.H, Manager Bulog Wilayah Sumatera Utara, jajaran Forkopimda yang mewakili, Camat se-Kabupaten Asahan, para Lurah, serta mitra usaha penyedia bahan pangan. (HR)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya