Tuesday, October 13, 2026

Camat Batangtoru : Warga Masih Bertahan di Posko, Siang Hari Kembali Bersihkan Rumah

Baca Juga

Wartalive.co.id – Di halaman Kantor Camat Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), aroma masakan dari dapur umum bercampur dengan bau lumpur yang belum sepenuhnya hilang.

Sejak banjir bandang dan longsor melanda wilayah Batangtoru, posko penampungan menjadi rumah sementara bagi ratusan warga yang selamat. Di tempat ini, ketakutan, harapan dan kelelahan bertemu setiap hari.

- Advertisement -

Camat Batangtoru, Mara Tinggi Siregar, berdiri di antara tumpukan bantuan dan sesekali memperhatikan dapur unum milik Kodam I/BB dan PT Agincourt Resources (PTAR) yang ada di posko, sembari memperhatikan bantuan yang datang dari berbagai donatur untuk dusalurkan ke lokasi bencana.

Wajahnya tampak lelah, tetapi suaranya tetap tegas ketika ditanya soal kondisi terkini warganya baik di lokasi bencana maupun penanganannya.

Baca Juga: Kapolres Padangsidimpuan : Lawan Hoaks Bagian dari Bela Negara

“ Sebagian besar warga masih bertahan di posko. Tapi banyak juga yang pulang siang hari untuk bersih-bersih rumah atau mencari barang yang masih bisa diselamatkan, ” ujar Camat Batangtoru, Mara Tinggi Siregar, Senin (15/12/2025)

Di balik dinamika itu, Mara Tinggi memastikan bahwa warga tidak pernah dibiarkan sendirian. Sejak hari pertama, pemerintah Kecamatan, Pemkab Tapsel, TNI-Polri, hingga perusahaan Tambang Emas Martabe dan PTAR turun tangan bersama.

“ Yang penting warga merasa aman dulu. Kebutuhan dasar harus terjamin, walaupun situasi berat, ” tambahnya.

Banjir bandang pada akhir November itu bukan hanya membawa air bah. Gelondongan kayu dan material longsor menyapu perkampungan di Garoga, Huta Godang dan Aek Ngadol. Rumah-rumah roboh, jembatan putus, dan tiang listrik hilang terseret arus.

Lihat Juga: Amankan Natal dan Tahun Baru, Polres Padangsidimpuan Kerahkan Pasukan Gabungan

” Kondisi Batangtoru saat ini, warga kami banyak yang dinampungan di aula Kantor Camat, tapi kalau siang hari kaum bapak kembali kerumah melihat kondisi rumah mereka yang terkena banjir dan longsor, ” kata Camat.

Terkait penanganan pasca bencana, Camat menerangkan Pemkab Tapsel nantinya akan mengambil langkah-langkah apa yang dilakukan agar warga terdampak bencana dapat tertangani dengan baik.

” Beras, minyak, mie instan, hingga tenaga relawan telah mengalir untuk memastikan warga tidak kelaparan. PTAR juga hadir di saat akses pemerintah belum tembus. Mereka mengisi dapur umum supaya warga tidak kekurangan, ” kata Camat.

Baca Juga: Gubsu Bersama Bupati Tapsel Tinjau Posko Kesehatan Korban Bencana

Terpisah, Ketua TP PKK Kelurahan Aek Pining Kecamatan Batangtororu selaku penanggungjawab posko dapur umum Aek Pining Ny. Puji Hendra Sakti, mengatakan, di hari-hari awal pasca banjir, kami benar-benar bergerak dengan apa yang ada.

” Tiga hari pertama dapur umum ini berjalan secara swadaya, warga patungan beras, sayur dan tenaga. Yang penting saat itu tidak ada warga yang kelaparan, ” ujar Ny. Puji Hendra Sakti

Ia menambahkan, setelah hari ketiga bantuan mulai berdatangan dari PTAR dan swadaya masyarakat dari berbagai daerah. Sejak saat itu, dapur umum bisa beroperasi lebih maksimal.

Lihat Juga: Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Banjir Batangtoru Dibangun Kembali

“ Alhamdulillah, sekarang setiap hari kami bisa menyiapkan ratusan bungkus makanan untuk pengungsi dan warga terdampak. Ini semua berkat kebersamaan dan kepedulian banyak pihak, ” katanya.(Wan)

Padangsidimpuan, 20 Desember 2025

Riswandy

Keterangan gambar : Beri keterangan
Camat Batangtoru, Mara Tinggi Siregar, saat beri Keterangan terkait kondisi posko dapur umum korban bencana Batangtoru.

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya