Monday, October 12, 2026

Usai Banjir, PTAR, TNI dan Pemda Gaspol Normalisasi Sungai Garoga

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pasca bencana banjir yang melanda kawasan Garoga Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli  Selatan (Tapsel), PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe bersama TNI dan Pemda gerak cepat kerahkan sejumlah alat berat untuk melakukan normalisasi di sepanjang aliran sungai Garoga, Sabtu (27/12/2025)

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu penanganan pasca bencana serta mengurangi risiko banjir dan proses normalisasi difokuskan pada titik-titik yang terdampak paling parah dan dinilai rawan menimbulkan banjir.

- Advertisement -

Kegiatan ini juga mencakup pengerukan dasar sungai, penataan bantaran dan pelebaran Sungai Garoga yang mengalami kerusakan akibat terjangan banjir dengan melibatkan alat berat yang dikerahkan untuk membersihkan material lumpur, bebatuan dan  tumpukan kayu yang terbawa arus banjir.

Baca Juga : Bursa Sekda Kota Padangsidimpuan Memanas, Rekam Jejak Enam Pejabat Jadi Penilaian Publik

Kegiatan ini PTAR juga kerahkan sejumlah alat berat beragam jenis dan fungsinya, seperti bulldozer untuk mendorong dan meratakan tanah), excavator untuk menggali, wheel loader untuk memindahkan material, crane untuk mengangkat beban berat, dll, serta melibatkan 15 personil denfsn kerja siang malam secara shif.

April Nainggolan, Senior Supervisor Operation TSF PTAR menyatakan, dalam proses normalusasi sungai Garoga ini, PTAR berkerjasama dengan TNI dan pemerintah daerah mengawalinya dengan cara membagi debit air aliran sungai Garoga 1 dan Garoga 2, masing-masing ke aliran sungai Garoga 1, 40 persen dan ke sungai Garoga 2, 60 persen.

Begitu jalur sungai terbagi akan kita blok jalur sungai Garoga 3, karena ada aliran sungai Garoga 2, material kayu yang terbawa banjir terkumpul dan menghambat aliran air sungai sehingga kita blok aliran sungai Garofa 2 ini agar air ke sungai Garoga 3 pada Daerah Aliran Sungai (DAS) yang baru

” Setelah tumpukan kayu disingkirkan, dilanjutkan dengan proses memblok jalur sungai Garoga 3 agar pembangunan jembatan Balley yang dilakukan TNI bisa secepatnya selesai untuk kelancaran arus lalu lintas, ” terangnya

Pekerjaan juga sampai hulu sungai, denfan membagi jalur sungai Garoga 1 dan Garoga 2 agar normalisasinya tidak terkendala dan pekerjaannya masih berlanjut untuk melebari sungai Garoga 2 dan Garoga 3.

Lihat Juga : Pasokan Lancar, Antrean SPBU Panyabungan Kembali Normal

Untuk normalisasi sungai dengan membuat tanggul di DAS Garoga ada sepanjang 8000 meter dengan lebar rata-rata 20 meter pada aliran sungai Garoga 2 dan lebar 15 meter untuk sungai Garoga 1.

” Diharapkan, dengan normalisasi tersebut, aliran Sungai Garoga kembali lancar dan mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi.
Masyarakat di sekitar bantaran sungai pun diimbau untuk tetap waspada serta turut menjaga kebersihan sungai agar upaya normalisasi yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang, ” tutupnya. (Wan)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya