Sunday, October 11, 2026

Dua Kali Banjir Bandang, Warga Lobu Uhom Tapsel Diminta Relokasi

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, meminta warga Dusun Lobu Uhom, Desa Panobasan, Kecamatan Angkola Barat, Jabuoaten Tapsel untuk bersedia direlokasi ke tempat yang lebih aman.

Permintaan tersebut disampaikan mengingat kondisi pemukiman warga dinilai sudah tidak lagi aman untuk dihuni setelah dua kali dilanda bencana banjir bandang dan longsor dalam sebulan terakhir, yang terjadi pada 25 November dan kembali terulang pada 26 Desember 2025 lalu.

- Advertisement -

“ Di sini waktu kejadian 25 November lalu terdampak banjir, ada longsoran yang mengenai bangunan sekolah dan beberapa rumah. Kemudian pada 26 Desember, dua hari yang lalu, ini ternyata kena lagi banjir bandang dan ada beberapa bagian longsor yang lebih besar dari bencana 25 November yang lalu, ” ungkap Gus Irawan saat mengunjungi warga sekaligus meninjau kondisi areal pemukiman di Dusun Lobu Uhom, Desa Panobasan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapsel, Minggu (28/12/2025).

Baca Juga : Polres Padangsidimpuan – BNNK Tapsel Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu didampingi Sekretaris Daerah Sofyan Adil, Kepala Desa Panobasan Lombang Nungan Nauli Harahap, serta Kepala Desa Simatohir Juniadi.

Menurut Gus Irawan, bencana susulan yang terjadi pada 26 Desember menyebabkan jumlah warga yang harus mengungsi semakin bertambah.

“ Ada bertambah yang harus diungsikan dari dusun ini ke desa tetangga, yakni Desa Simatohir, sebanyak 157 kepala keluarga (KK), ” terangnya.

Gus Irawan menjelaskan, sejak awal pihaknya telah memprediksi bahwa Dusun Lobu Uhom tidak lagi aman untuk dihuni, bahkan sebelum dilakukan kajian oleh Badan Geologi.

“ Dari awal kami sebetulnya melihat kondisi di sini juga, sebelum pun datang badan geologi, sudah memperkirakan memang tidak lagi aman untuk dihuni. Dengan kejadian kemarin, meski tidak ada korban jiwa, masyarakat kita trauma untuk tinggal lagi di dusun ini sehingga kita minta untuk direlokasi 157 KK, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Irawan menyebutkan, lokasi terdekat untuk relokasi warga adalah Dusun Aek Rambangan di Desa Simatohir. Bahkan, pihaknya juga berencana mengajukan relokasi untuk dua dusun sekaligus, yakni Dusun Lobu Uhom dan Dusun Aek Rambangan.

“ Saya kira akan juga kami ajukan untuk relokasi dua dusun lagi, Dusun Aek Rambangan dan Dusun Lobu Uhom. Tentu kemudian kita akan minta tolong lagi, karena tidak ada sama sekali lokasi yang aman bagi masyarakat kita, kecuali di area perkebunan PTPN IV Hapesong Baru, ” tuturnya.

Lihat Juga : Pelanggaran Marka Jalan Picu Kemacetan di Kota Medan

Ia menambahkan, komitmen PTPN IV dalam mendukung relokasi warga terdampak bencana, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, diharapkan dapat berjalan dengan baik.

“ Mudah-mudahan juga bisa membantu bagi para saudara-saudara kita, masyarakat kami yang terdampak bencana dua hari lalu di Lobu Uhom, dan di Simatohir pada satu bulan yang lalu, ” pungkas Gus Irawan. (Wan)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya