Wartalive.co.id – Pelaksanaan pengajian rutin di Pondok Pesantren Al-Yusufiyah tidak hanya menjadi magnet bagi para pencari ilmu spiritual, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Hal ini terlihat dari menjamurnya pedagang lokal yang memadati area sekitar gerbang pesantren
Pantauan di lokasi (24/1) menunjukkan antusiasme yang tinggi dari warga. Sejak pagi hari, para pedagang telah menggelar lapak dagangannya tepat di depan pintu masuk dan sepanjang bahu jalan menuju pesantren. Fenomena “pasar tumpah” dadakan ini menjadi pemandangan rutin setiap kali pengajian akbar digelar
​Para pedagang yang mayoritas adalah kaum ibu dari desa setempat menawarkan berbagai jenis produk, mulai dari ​Hasil Kebun, Buah-buahan segar seperti duku, jeruk, pisang, dan tomat yang digelar menggunakan alas seadanya.
​Kuliner Tradisional, Berbagai penganan ringan dan gorengan yang dikemas praktis untuk para jemaah., serta ​kebutuhan harian yang meliputi sayur-sayuran
Baca Juga : Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026
Kehadiran ribuan jemaah yang datang menggunakan angkutan kota (angkot) dan sepeda motor, ditambah dengan aktivitas jual beli di pinggir jalan, sempat membuat arus lalu lintas di depan Pesantren Al-Yusufiyah melambat. Meski demikian, suasana tetap tertib dengan pengawasan dari pihak keamanan pesantren dan warga sekitar
​”Pengajian ini bukan sekadar ibadah, tapi sudah menjadi ladang rezeki bagi kami, setiap pengajian kami selalu datang kesini,dagangan pasti jauh lebih laku dibanding hari biasa karna ramainya jamaah,” ujar Suhayra, salah seorang pedagang duku di lokasi
Senada dengan hal itu, Trisno seorang supir angkot mengatakan “Memang jalanan jadi agak macet dan kita harus pelan-pelan karena banyak jemaah yang menyeberang dan pedagang di pinggir jalan. Tapi nggak apa-apa, yang penting sewa (penumpang) penuh” Ujarnya
Aktivitas ini membuktikan bahwa keberadaan institusi pendidikan seperti Pesantren Al-Yusufiyah memiliki peran ganda: sebagai pusat syiar agama sekaligus katalisator kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat lokal (Asrif)

