Tuesday, October 13, 2026

Jalan Rusak dan Amblas, Pengendara Waspada di Ruas Wisma Tarabunga

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi infrastruktur jalan di Kota Medan kembali menjadi sorotan pengguna jalan (1/2). Kali ini, sebuah titik kerusakan parah terpantau di ruas jalan tepat di seberang Wisma Tarabunga Medan. Kerusakan tersebut berupa jalan rusak dan penutup saluran yang telah amblas ke dalam, menciptakan jebakan berbahaya bagi siapa saja yang melintas.

Kondisi ini memaksa para pengendara, mulai dari truk bermuatan besar, mobil pribadi, hingga sepeda motor, untuk ekstra waspada. Volume kendaraan yang cukup padat di kawasan tersebut membuat situasi semakin pelik, terutama saat jam sibuk. Para pengemudi terpaksa melakukan manuver mendadak untuk menghindari titik amblas tersebut guna mencegah terjadinya kecelakaan.

- Advertisement -

Penutup lubang yang semula berfungsi untuk meratakan permukaan jalan kini justru menjadi ancaman. Karena posisinya yang sudah amblas jauh ke bawah permukaan aspal, tercipta cekungan tajam yang cukup dalam. Jika ada pengendara yang tidak sempat menghindar, benturan keras antara ban dan pinggiran lubang tidak dapat terelakkan.

Baca Juga : Jelang Ramadan–Idulfitri 2026, Stok Pangan Sumut Aman dan Surplus

Efek dari kerusakan ini tidak main-main bagi ketahanan kendaraan. Pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak sengaja menghantam penutup lubang tersebut dipastikan akan mengalami kerusakan pada bagian kaki-kaki kendaraan. Risiko paling nyata adalah ban yang pecah seketika atau velg yang penyok bahkan retak akibat hantaman keras pada besi penutup yang amblas.

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan ini, banyak pengendara yang akhirnya memilih untuk menurunkan kecepatan secara drastis saat mendekati lokasi. Hal ini sering kali memicu ketersendatan arus lalu lintas di belakangnya. Antrean kendaraan menjadi pemandangan sehari-hari karena setiap pengemudi harus memastikan posisi ban mereka tidak terperosok ke dalam lubang maut tersebut.

Keluhan juga datang dari kalangan mahasiswa yang kerap melintasi jalur tersebut. Berlin, seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Santo Thomas, mengungkapkan keresahannya saat ditemui di lokasi. Menurutnya, kondisi jalan ini sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan para mahasiswa maupun masyarakat umum yang melakukan mobilitas di area tersebut.

“Pengendara yang lewat harus pelan lah kalau lewat sini, karena ada jalan yang rusak dan ada penutup lubang yang amblas. Kadang pengendara ini menurunkan kecepatannya karena ingin menghindari jalan rusak,” ujar Berlin.(Febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya