Wartalive.co.id — Memasuki bulan suci Ramadan, suasana sore di Jalan Setiabudi, Medan, Selasa (24/2), tampak lebih ramai dari biasanya. Ruas jalan tersebut dipadati warga yang berburu takjil untuk berbuka puasa. Lapak pedagang musiman berjejer di sepanjang pinggir jalan, menjajakan aneka makanan dan minuman.
Jika pada hari biasa Jalan Setiabudi didominasi kendaraan yang melintas, kini aktivitas jual beli menjadi pemandangan utama. Warga dari berbagai wilayah tampak antusias memilih menu berbuka, mulai dari gorengan, kolak, hingga es buah.
Puput, salah seorang warga yang ditemui saat mengantre takjil, menilai antusiasme masyarakat tahun ini cukup tinggi dan diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Ramadan.
Baca Juga : Ramadhan Berkah, Bupati dan Ketua PKK Tapsel Bantu Warga Huntara
“Sore ini sangat ramai, dan mungkin seterusnya akan ramai seperti ini setiap hari. Dari tahun lalu juga begitu, antusiasmenya tidak pernah surut,” ujarnya.
Namun, meningkatnya aktivitas di bahu jalan mulai berdampak pada kelancaran lalu lintas. Kendaraan roda dua dan roda empat yang berhenti di pinggir jalan menyebabkan penyempitan ruas dan memicu kemacetan di beberapa titik.
Masyarakat diimbau untuk memarkirkan kendaraan secara tertib agar tidak mengganggu pengguna jalan lain. Kesadaran bersama dinilai penting untuk menjaga kenyamanan selama Ramadan.
“Kalau bisa saat berhenti di pinggir jalan, parkirannya rapi ya, biar tidak mengganggu masyarakat lain. Kami juga tahu kendaraan kamilah yang berhenti di pinggir jalan, jadi harus sadar diri,” tambah Puput.
Ia berharap pengunjung dapat memilih lokasi parkir yang aman dan tidak menghambat arus kendaraan, sehingga suasana berburu takjil tetap tertib dan kondusif. (Febrian)

