Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu, memuji solidaritas organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) yang turut membantu masyarakat saat bencana melanda Kabupaten Tapsel beberapa waktu lalu.
Apresiasi itu disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama Ormas dan OKP yang digelar di Masjid Syahrun Nur, Sipirok, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Gus Irawan menyampaikan terima kasih kepada seluruh organisasi yang telah menunjukkan kepedulian dan turun langsung membantu masyarakat saat masa tanggap darurat bencana.
“ Saya sangat berterima kasih kepada seluruh organisasi yang hadir saat bencana dan turut membantu masyarakat. Berkat keguyuban dan kebersamaan kita, berbagai bantuan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang terdampak, ” ujarnya.
Menurutnya, bencana yang terjadi pada 25 November 2025 memberikan dampak cukup besar bagi masyarakat Tapsel.
Baca Juga : BPS Sumut Siapkan Sensus Ekonomi 2026: Sasar 1,5 Juta Pelaku Usaha dan Kerahkan 13.000 Petugas
Berdasarkan hasil kajian R3P, lebih dari 3.000 hektare sawah terdampak, sementara 2.146 unit rumah warga mengalami kerusakan, terdiri dari 188 unit rusak ringan, 126 unit rusak sedang dan 1.832 unit rusak berat dan sekitar 7.000 jiwa masyarakat juga tercatat terdampak bencana tersebut.
Ia menjelaskan, dampak dari bencana tersebut turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah.
” Sebelum bencana terjadi, indikator makro ekonomi Tapselnberada dalam kondisi baik. Namun setelah bencana, pertumbuhan ekonomi daerah mengalami penurunan hingga tersisa 2,4 persen pada triwulan IV tahun 2025 dan secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi daerah pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar 4,39 persen, ” jelasnya
Meski demikian, Gus Irawan mengatakan semangat kebersamaan yang ditunjukkan berbagai organisasi masyarakat menjadi kekuatan penting dalam membantu proses pemulihan daerah.
” Saat ini, masyarakat yang sebelumnya berada di pengungsian telah menempati hunian sementara yang disediakan pemerintah, sehingga tidak ada lagi warga yang tinggal di posko pengungsian di wilayah Tapsel, ” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang telah membantu pembangunan 120 unit hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana di Aek Latong, Kecamatan Sipirok.
Baca Juga : Diduga Kendalikan Setoran Pungli, GMPET SU Geruduk Kejati Sumut Laporkan Kadis Kesehatan Madina
” Kami berharap peran Ormas dan OKP dapat terus berlanjut dalam membantu masyarakat bangkit pasca bencana, baik melalui dukungan sosial, ekonomi, maupun penguatan mental dan spiritual, ” tuturnya.
Sementara, mewakili tokoh Ormas dan OKP, Sulaiman Harahap menyampaikan, persatuan antara ulama dan umara merupakan kekuatan besar dalam membangun masyarakat.
“ Apabila dua kelompok ini bersatu dan kompak, yaitu ulama dan umara, maka masyarakat akan kuat. Semoga iman dan takwa kita semakin bertambah dan masyarakat Tapsel semakin kompak, ” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga diisi tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Asef Syafa’at Siregar yang mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.
Baca Juga : Tadarus Al-Qur’an Ramaikan Malam Ramadan di Masjid Raya Al-Qurro wal Huffazh
Acara buka puasa bersama ini turut dihadiri Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah (Sekda) Tapsel Sofyan Adil Siregar, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Tapsel. (Wan)

