Monday, October 12, 2026

DPPPA Sumut Fokus Tangani Empat Urusan Strategis dan Tekan Angka Kekerasan Anak

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Sumatera Utara, Dwi Endah Purwanti, menegaskan komitmen instansinya dalam mengawal kesejahteraan sosial di wilayah tersebut. Ia menjelaskan bahwa Dinas DPPPA saat ini mengemban tanggung jawab besar dalam menangani empat urusan utama. Keempat fokus tersebut meliputi pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, perlindungan penduduk, serta program keluarga berencana.

Dalam pemaparannya, Endah menyoroti kondisi darurat terkait angka kekerasan yang terjadi di Sumatera Utara. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 1.975 kasus kekerasan yang telah dilaporkan. Angka ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah provinsi untuk segera melakukan langkah-langkah preventif dan kuratif guna melindungi warga, khususnya kelompok rentan.

- Advertisement -

Secara lebih rinci, Endah membedah sebaran korban dari ribuan kasus tersebut. Tercatat sebanyak 455 kasus dialami oleh anak laki-laki, sementara 1.520 kasus lainnya dialami oleh perempuan. Ketimpangan angka ini menunjukkan bahwa perempuan masih berada dalam posisi yang sangat rentan terhadap berbagai bentuk tindakan kekerasan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga : Sinergi Polri dan Petani Sipirok: Panen Raya Jagung Perkuat Ketahanan Pangan 2026

Lebih lanjut, Endah menekankan bahwa dari sekian banyak laporan yang masuk, kelompok yang paling mendominasi sebagai korban adalah anak perempuan. Fenomena ini menjadi alarm bagi seluruh pihak bahwa perlindungan terhadap anak perempuan harus ditingkatkan, baik dari sisi pengawasan lingkungan maupun penguatan regulasi di tingkat daerah.

Menyikapi data tersebut, DPPPA Sumatera Utara tidak tinggal diam dan telah menyiapkan serangkaian program strategis. Untuk urusan keluarga berencana (KB), Endah mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya tengah fokus menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK). Dokumen ini diharapkan menjadi panduan terukur dalam mengelola dinamika kependudukan di Sumut.

Selain penyusunan dokumen administratif, DPPPA juga menggencarkan pembinaan melalui program Generasi Berencana (GenRe). Program ini secara khusus menyasar anak-anak muda yang dipersiapkan sebagai calon kepala keluarga dan calon ibu. Edukasi sejak dini dianggap sebagai kunci utama dalam memutus rantai permasalahan sosial di masa depan.

Endah menjelaskan bahwa pembinaan terhadap generasi muda ini bertujuan untuk membekali mereka dengan pemahaman yang matang mengenai rumah tangga. Dengan kesiapan mental dan ekonomi yang baik, diharapkan para calon orang tua ini mampu membangun keluarga yang harmonis dan jauh dari perilaku menyimpang atau kekerasan.

“Pembinaan ini penting agar para calon kepala keluarga dan calon ibu dapat menghindari tindakan kekerasan terhadap anak di masa depan,” ujar Endah. Melalui integrasi antara pemberdayaan perempuan dan program keluarga berencana, DPPPA Sumut optimis dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. (Febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya