Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui Dinas Pendidikan mempertegas komitmennya dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia di sektor pendidikan. Bekerja sama dengan DPP Teacher Preneur Nusantara, Pemkab Tapsel menggelar Seminar Nasional bertajuk “How to Be a Great Teacher” di Aula Sarasi Lantai III, Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Rabu (08/04/2026).
​Acara yang mengusung tema “Menjadi Pengajar yang Menginspirasi dan Menggerakkan Generasi Bangsa” ini dihadiri oleh sedikitnya 1.200 peserta. Para peserta terdiri dari jajaran kepala sekolah serta perwakilan guru dari jenjang SD, SMP, hingga PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan
Seminar ini menghadirkan narasumber utama, Coach Syafii Efendi, MM, yang merupakan Presiden OIC Youth Indonesia sekaligus inisiator gerakan Teacher Preneur Nusantara. Dalam sesi materinya, beliau membedah berbagai strategi penguatan kapasitas guru untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan modern yang serba digital.
Baca Juga : Masyarakat Nilai Pelayanan Pertanahan di Kantah Padangsidimpuan Memuaskan
Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya agenda ini. Menurutnya, peran guru tetap menjadi instrumen paling strategis di tengah kemajuan teknologi.
​”Guru adalah motivator terbaik bagi anak-anak kita. Lingkungan belajar yang kondusif lahir dari guru yang mampu menginspirasi. Oleh karena itu, guru wajib terus berkembang dan tidak boleh berhenti belajar,” tegas Jafar saat menyampaikan pesan Bupati
Lebih lanjut, Jafar menekankan bahwa perubahan zaman menuntut tenaga pendidik untuk lebih lincah dalam beradaptasi. Pendidik masa kini tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga harus akrab dengan:
- ​Perkembangan teknologi terbaru.
- ​Metode pembelajaran yang inovatif.
- ​Dinamika global yang terus berubah
Melalui seminar ini, diharapkan para guru di Tapanuli Selatan dapat menjadi agen perubahan (agent of change) yang mampu mencetak generasi emas yang kompetitif dan berkarakter di masa depan. (Asrif)

