Tuesday, October 13, 2026

Gus Irawan Beberkan Jurus Percepat Pemulihan Ekonomi Tapsel dari Arena PRSU

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu membeberkan berbagai langkah strategis yang ditempuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel untuk mempercepat kebangkitan ekonomi daerah pasca bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah itu pada akhir 2025.

Langkah strategis tersebut disampaikan Gus Irawan saat wawancara khusus di Paviliun Pemkab Tapsel, sebelum menghadiri Malam Pagelaran Seni dan Budaya Tapsel, pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), di Medan, Sabtu (4/7/2026) malam.

- Advertisement -

Dalam wawancara itu, Gus Irawan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel Ny. Murni Gus Irawan, Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekda Tapsel Sofyan Adil Siregar, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Staf Ahli TP PKK Ny. Zakia Jafar Syahbuddin Ritonga, serta Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Ferry Indra.

Baca Juga : Wali Kota Dorong UMKM Padangsidimpuan Naik Kelas

Menurut Gus Irawan, bencana yang terjadi pada akhir 2025 memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian Tapsel.

Akibatnya, kata Gus Irawan, pertumbuhan ekonomi daerah yang sebelumnya konsisten berada di atas lima persen terkoreksi menjadi 2,4 persen pada akhir triwulan IV tahun 2025.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Berbagai program terintegrasi di sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga pembiayaan usaha terus dijalankan untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, salah satu langkah yang dilakukan adalah mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur dan pekarangan agar menjadi lahan produktif yang mampu menghasilkan nilai ekonomi.

” Karena itu kami tidak boleh menyerah. Saya ingin tidak ada lagi lahan tidur, tidak ada lagi pekarangan yang dibiarkan kosong. Semua harus produktif dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat, ” tegas Gus Irawan.

Di sektor perikanan, Pemkab Tapsel terus memperluas Gerakan Seribu Kolam untuk meningkatkan produksi ikan air tawar.

Program tersebut dinilai penting karena kebutuhan ikan di Tapsel, yang masih mengalami defisit sekitar 50 persen.

Sementara itu, di sektor pertanian, Pemkab Tapsel juga mengembangkan Program 10.000 hektare jagung yang diintegrasikan dengan pengembangan peternakan.

Melalui kemitraan dengan berbagai pelaku usaha, hasil panen petani dipastikan memiliki pasar sehingga memberikan kepastian pendapatan.

” Kami ingin membangun ekosistem ekonomi yang saling terhubung. Jagung diproduksi petani, kemudian diserap sebagai bahan baku pakan ternak sehingga memberikan keuntungan yang berkelanjutan bagi masyarakat, ” ujarnya.

Untuk memperkuat permodalan masyarakat, Pemkab Tapsel bersama Bank Sumut juga meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen bagi pelaku UMKM, petani dan peternak.

Menurut Gus Irawan, kebijakan tersebut menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat sekaligus melindungi mereka dari praktik pinjaman berbunga tinggi atau rentenir.

Selain mempercepat pemulihan ekonomi, Pemkab Tapsel juga terus melakukan normalisasi lahan pertanian terdampak banjir dan longsor bersama pemerintah pusat, serta membuka lahan produktif baru untuk pengembangan jagung, hortikultura dan tanaman pangan sesuai potensi masing-masing wilayah.

Setiap desa juga akan didorong mengembangkan komoditas unggulan, mulai dari cabai, bawang, jagung hingga perikanan, dengan dukungan pemasaran melalui kemitraan bersama BUMD dan sektor swasta.

Lihat Juga : BAZNAS Tapsel Terima Kunjungan Pimpinan Daerah di PRSU ke-50

Di samping itu, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pengentasan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, pemberantasan narkoba, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang terintegrasi.

” Kami optimistis Tapsel bisa bangkit lebih cepat dan pulih lebih kuat. Kuncinya adalah kolaborasi, kerja keras dan memastikan setiap potensi daerah dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, ” pungkasnya.

Usai wawancara, Bupati Gus Irawan bersama jajaran Pemkab Tapsel, menghadiri Malam Pagelaran Seni dan Budaya Tapsel, di Panggung Keong PRSU sebagai bagian dari promosi seni, budaya, pariwisata, dan produk unggulan daerah kepada masyarakat Sumatera Utara. (Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya