Monday, October 12, 2026

Perlindungan Anak Tanggung Jawab Bersama

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman dan ramah bagi anak.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Tapsel H Gus Irawan Pasaribu pada upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 yang dirangkai dengan apel pagi di lapangan Parade Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, Rabu (22/7/2026).

- Advertisement -

Peringatan HAN ke-42 dihadiridinSekretaris Daerah (Sekda) Sofyan Adil para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Forum Anak Kabupaten Tapsel.

Baca Juga : Bupati Tapsel Dorong Pokdakan Pasok Ikan untuk Program MBG

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dengan tagline “Sayang Anak, Sayang Indonesia”, peringatan HAN tahun ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak anak sekaligus memberikan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, perundungan, hingga ancaman di ruang digital.

Dalam amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Choiri Fauzi, yang dibacakan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, ditegaskan bahwa perlindungan anak bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa.

Keluarga sebagai pelindung pertama dan utama, bersama satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah, memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

” Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi, didengar pendapatnya, serta memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal, ” demikian kutipan amanat yang dibacakan.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa anak perlu dilibatkan sebagai mitra dalam upaya perlindungan melalui keberanian menyampaikan pendapat, saling mengingatkan, dan berpartisipasi sesuai usia serta kapasitasnya.

Sebagai bentuk penguatan komitmen, pemerintah mengusung Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (GERNAS RANA) yang mengintegrasikan upaya pencegahan kekerasan terhadap anak, pemenuhan hak anak, penguatan keluarga, keamanan di ruang digital, hingga penanganan cepat terhadap berbagai bentuk kekerasan.

Selain itu, diperkenalkan pula kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai gerakan kolaboratif yang mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan perlindungan anak sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Lihat Juga : Sinergitas Polri-Kejaksaan Kian Solid di HBA Ke-66

Melalui peringatan Hari Anak Nasional ke-42 ini, Pemkab Tapsel berharap semangat gotong royong dalam melindungi anak terus diperkuat, sehingga setiap anak dapat tumbuh, belajar.dan berkembang dalam lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

” Ketika seluruh bangsa bersatu melindungi anak, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi Indonesia Emas 2045, ” demikian penegasan dalam amanat Menteri PPPA yang dibacakan Bupati Tapsel. (Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya