Tuesday, October 13, 2026

H. Syahrul Pasaribu Berkunjung ke Ponpes Dar-Al Ma’arif Labusel

Baca Juga

wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) periode 2010-2015 dan 2016-2021 H. Syahrul M. Pasaribu melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Dar-Al Ma’arif di Jalinsum Basilam, Desa Sosopan, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel.

Kedatangan politisi Partai Golkar didampingi Ketua DPD Partai Golkar Labusel H. M. Romadhon, Ketua DPD Partai Golkar Labuhanbatu yang juga mantan Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi, dan Anggota DPRD Tapsel Muhammad Rawi Ritonga ini disambut hangat Direktur Ponpes Dar-Al Ma’arif Ja’far Nawi Harahap, S.Pd, SE, Ustadz/Ustadzah, dan ratusan santriwan/santriwati.

- Advertisement -
H. Syahrul M. Pasaribu didampingi Ketua DPD Golkar Labusel dan Labuhan Batu, M. Romadhon dan Andi Suhaimi serta anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Tapsel M. Rawi Ritonga foto bersama dengan pengurus dan satriwan/santriwati Ponpes Dar-Al Ma'arif Basilam Baru, Labusel.
H. Syahrul M. Pasaribu didampingi Ketua DPD Golkar Labusel dan Labuhan Batu, M. Romadhon dan Andi Suhaimi serta anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Tapsel M. Rawi Ritonga foto bersama dengan pengurus dan satriwan/santriwati Ponpes Dar-Al Ma’arif Basilam Baru, Labusel.

Dalam kunjungan itu, Syahrul mengungkapkan memiliki hubungan yang sangat erat dengan Ketua Yayasan Ponpes Dar-Al Ma’arif, Prof. DR. Ibrahim Siregar. Mereka bersama-sama dalam pengembangan STAIN Padangsidimpuan hingga menjadi IAIN dan kini jadi UIN Syahada Padangsidimpuan. 

Upaya yang dilakukan untuk peningkatan status Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri itu dilakukan antara lain melakukan kunjungan ke Kementerian Agama dan memberikan hibah tanah seluas 4 hektar di areal perkantoran Pemkab Tapsel beberapa tahun lalu, sebagai bagian persyaratan peningkatan status STAIN ke IAIN hingga UIN.

Baca Juga : Jelang Peresmian, Sebanyak 286 Personel Sudah Diapelkan di Mapolres Labusel

“Saya terus mendorong beliau dalam mewujudkan UIN Padangsidimpuan. Alhamdulillah, akhirnya cita-cita itu terwujud pada tahun 2022 setelah saya pensiun dan Prof. Ibrahim berakhir 2 periode rektor IAIN sesuai Kepres RI nomor 87 tahun 2022 tertanggal 8 Juni 2022,” kenang Syahrul.

“Di tengah berbagai diskusi saya dengan Prof. Ibrahim Siregar pejuang peningkatan status STAIN ke IAIN hingga UIN yang saat ini Direktur Pasca Sarjana UIN Syahada, beliau sering menceritakan pesantren ini dan mengundang saya untuk dapat berkunjung, tapi baru hari ini bisa berada di tempat ini,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Syahrul memberikan motivasi ke para santri, agar belajar sungguh-sungguh. Menurutnya, ada keunggulan pendidikan di pesantren dibanding pendidikan umum, salah satunya memupuk kemandirian.

Syahrul juga mendorong bagi para santri yang ingin ataupun akan melanjutkan ke perguruan tinggi negeri selepas dari pesantren ini, agar salah satunya yang menjadi pilihan adalah UIN Syahada Padangsidimpuan.

“Pesantren merupakan laboratorium kader umat dan kader bangsa. Kita berharap Labusel dapat lebih maju di masa datang. Jangan sia-siakan kesempatan belajar ini. Tidak semua orang punya kesempatan belajar seperti kalian ini. Masa muda juga tidak dapat diulangi ke belakang. Patuhi para guru,” ajaknya.

Kepada para tenaga pengajar Ponpes Dar-Al Ma’arif, Tokoh Masyarakat Sumatera Utara itu mengingatkan untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya. Syahrul meyakini, pekerjaan mendidik itu tidak mudah, namun berharap apa yang dilakukan menjadi amal ibadah.

“Dari pesantren ini kita berharap akan banyak lahir Profesor, lahir Bupati, DPR dan pemimpin bangsa,” ungkapnya.

Direktur Ponpes Dar Al-Ma’arif Ja’far Nawi Harahap, SPd, SE menyambut baik kedatangan Syahrul dan rombongan. Berharap, kehadiran orang-orang penting tersebut membawa dampak positif terhadap kemajuan pesantren.

“Semoga pada masa mendatang pesantren ini memiliki GOR dan aula perkumpulan. Kami berharap perhatian lebih terhadap pesantren. Saat ini pesantren menjadi benteng utama anak bangsa dari perjudian dan hal negatif lainnya,” sebut Syahrul.

Di tempat yang sama, Mantan Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi yang juga Ketua DPD Golkar Labuhanbatu mengatakan, saat menjadi Bupati, ia mengalokasikan anggaran untuk bantuan pesantren dan panti asuhan di Kabupaten Labuhanbatu.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Ketua DPD Golkar Labusel Romadhon Nasution yang juga anggota DPRD Labusel dan berharap program itu dapat diadopsi dan diterapkan di Labuhan Batu Selatan,” harap Andi Suhaimi. (AS)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya