Monday, October 12, 2026

Lagi Berteduh Di Dekat Bendungan Watervang, Dua Mahasiswi Disambar Petir

Baca Juga

Musi Rawas, wartalive.co.id – Korban tewas disambar petir di Bendungan Watervang Lubuklinggau, Denna Shylvia (18), belum dimakamkan. Karena menunggu ibunya dari luar negeri.

Lagi Berteduh Di Dekat Bendungan Watervang, Dua Mahasiswi Disambar Petir
Lagi Berteduh Di Dekat Bendungan Watervang, Dua Mahasiswi Disambar Petir

Seperti diketahui korban Denna Shylvia adalah warga SP 10 Desa Srijaya Makmur Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

- Advertisement -

Kepala Desa (Kades) Srijaya Makmur Debby Irawan menjelaskan, korban selama ini tinggal bersama bibinya di Desa Srijaya Makmur.

“Ibunya bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Singapura. Ayahnya sudah bercerai dengan ibunya, sekarang tinggal di Muara Enim,” kata Debby Irawan.

Sesuai permintaan dari sang ibu, dikatakan Kades maka pemakaman akan dilakukan Kamis 3 November 2022 sekitar pukul 16.00 WIB.

“Ibunya naik pesawat dari Singapura. Kemungkinan sampai di Lubuklinggau pukul 13.00 WIB, langsung ke Nibung,” kata Kades.

“Pesan ibunya, kalau sampai pukul 16.00 WIB, tidak sampai ke Nibung, maka mempersilahkan almarhumah Denna Shylvia dimakamkan,” tambahnya.

“Kalau ayahnya kami belum dapat informasi, apakah akan datang atau tidak,” jelas Kades.

Almarhumah ditambahkan Kades, memang berasal dari Srijaya Makmur, neneknya juga menetap di desa ini. “Sekolahnya juga di sini, kemudian kuliah di Lubuklinggau,” tambahnya.

Kades juga menceritakan, saat diberitahu informasi musibah nenimpa warganya ini, ia sedang dalam perjalanan dari Palembang pulang ke Nibung.

“Saya baru sampai Muara Lakitan. Makanya langsung ke RS Siti Aisyah. Sekitar pukul 19.30 WIB langsung kami bawa, tiba di rumah duka pukul 22.00 WIB,” tambah Kades.

Seperti diketahui sebelumnya, Denna Shylvia (18) yang merupakan mahasiswi Universitas PGRI Silampari (Unpari) Lubuklinggau disambar petir bersama rekannya Cinta Sabrina, saat berada di Bendungan Watervang, Rabu 3 November 2022 sekitar pukul 15.30 WIB.

Akibat disambar petir, Cinta kejang – kejang dengan mulut berbusa, sedangkan Denna Shylvia sudah tidak sadarkan diri, namun masih bernafas.

Keduanya kemudian dibantu warga setempat dan rekan-rekannya dibawa ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau.

Namun Denna Shylvia meninggal dunia degan kondisi kepala bagian belakang terlihat luka bakar dan tercium bau hangus.

Sementara Cinta Sabrina saat ini menjalani perawatan di RS Siti Aisyah Lubuklinggau. (Randy)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya