PADANG SIDEMPUAN, wartalive.co.id – Agenda rutin kunjungan terhadap pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Kota Padangsidimpuan kembali dilaksanakan Kapolres
Padangsidimpuan AKBP Dwi Prasetyo Wibowo SIK mendatangi usaha Pembuatan Roti dan Kerupuk Milik Bapak Rahmat Saleh di Jalan Raja Inal Siregar Kelurahan Batunadua Jae Kota Padangsidimpuan, Senin (14/9/2022).

Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dwi Prasetyo Wibowo SIK dalam sambutannya menyemangati pelaku UMKM agar selalu inovatif dalam menciptakan ketahanan pangan yang dapat mendongkrak perekonomian pada saat ini
“Dimasa seperti saat ini yang masih Pandemi , masyarakat harus dapat menciptakan kreatifitas dan meningkatkan produktivitas dalam ketahanan pangannya salah satunya pembuatan roti dan kerupuk. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat bisa bangkit dari dampak keterpurukan ekonomi,” urainya.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas kepada Pemilik usaha roti dan kerupuk serta memberikan Nomor Call Center guna untuk menerima masukan dan informasi kepada Polres Padangsidimpuan , tujuan dari kegiatan ini kata Kapolres untuk mempererat kedekatan guna menggali informasi tentang situasi dan kondisi perkembangan kamtibmas, yang merupakan bagian dari Program Quick wins Presisi Polres Padangsidimpuan ”terang AKBP Dwi
.
Menanggapi kunjungan, pemilik usaha roti dan kerupuk Rahmat Saleh ,mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kunjungan Kapolres bersama rombongannya
“ini bisa jadi motivasi bagi kami untuk semakin semangat dalam meningkatkan ketahanan pangan dan lebih produktif dalam usah roti dan kerupuk ” ucapnya.
Rahmat Saleh mengucapkan Terimakasih banyak atas kunjungan bapak Kapolres ke usaha kami dan Pesan Kamtibmas yang telah di sampaikan Bapak Kapolres Padangaidimpuan juga akan kami sampaikan ke karyawan kami.
Untuk di ketahui bahwa usaha roti dan Kerupuk yang ditekuninya sudah berjalan selama ± 5 tahun dan wilayah distribusi hanya sekitar Kota Padangsidimpuan dan Karyawan berasal dari tetangga sekitar rumah yang bertujuan membantu perekonomian dengan jumlah karyawan sebanyak 4 orang.

