Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, berharap perempuan dapat mengambil porsi besar dalam membangun Indonesia Emas 2045.
Harapan ini disampaikannya dalam acara peringatan Hari Kartini bertema, ‘Perempuan Cerdas Berakhlak Menuju Indonesia Emas 2045’, yang digelar di Gedung Serbaguna Sarasi, Komplek Perkantoran Pemerintah Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Kamis (24/4/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tapsel, Ny. Murni Gus Irawan, pengurus TP PKK Tapsel dan Kecamatan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ny. Ira Sofyan Adil, serta pimpinan Organisasi Wanita se Tapsel
Baca Juga : Giat Berantas Narkotika, Polres Medan Tangkap Pengedar Sabu di Sari Rejo
Dalam sambutannya, Gus Irawan menekankan pentingnya peran perempuan dalam kemajuan bangsa dengan meneladani semangat R.A. Kartini yang telah memperjuangkan hak dan martabat perempuan sejak tahun 1899.
” Kartini adalah sosok luar biasa yang menjadi inspirasi perempuan Indonesia hingga saat ini, ” ungkap Gus Irawan.
Bupati juga berbagi kisah tentang ibundanya yang berjuang keras dalam membesarkan tujuh anak dan menegaskan ketangguhan perempuan masa lalu. Ia kemudian mengajukan pertanyaan reflektif kepada peserta.
” Perempuan zaman dulu dan sekarang, tangguhan mana ?, tanya Gus Irawan kepada ibu-ibu yang hadir
Menurut Gus Irawan, setiap peringatan Hari Kartini harus menjadi momentum untuk refleksi dan introspeksi diri. Ia menilai tema acara tahun ini sangat relevan dengan visi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
” Kalau tidak ada perubahan fundamental hari ini, bonus demografi bisa berubah menjadi petaka, ” ujarnya mengingatkan.
Gus Irawan menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak, antara lain melalui program prioritas nasional seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengatasi masalah stunting.
” Dari kegiatan ini, kita berharap perempuan semakin memahami peran strategisnya dalam mencetak generasi emas, ” katanya
Bupati juga mendorong perempuan di Tapsel menjadi agent of change, memperjuangkan perubahan pola pikir agar menjadi perempuan yang tangguh, cerdas, dan berakhlak.
Ia mencontohkan langkah afirmatif yang sudah diambil, seperti mendorong keterwakilan perempuan di legislatif sebesar 30 persen, serta memprioritaskan perempuan untuk jabatan strategis di pemerintahan.
” Sekarang, di Tapsel ada dua Kepala Dinas perempuan. Kalau ada nilai yang sama, saya minta pilih perempuan, karena perempuan lebih bertanggung jawab dan memiliki empati yang lebih besar dibanding laki-laki, ” trgasnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Irawan mengutip ajaran Rasulullah SAW yang menempatkan perempuan pada posisi mulia.
” Rasul saja menyebut perempuan tiga kali lebih utama dibanding laki-laki. Kita (laki-laki) hanya di urutan keempat, ” pungkasnya.
Lihat Juga : Pendidikan Karakter sebagai Fondasi Generasi Emas Indonesia
Sementara Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan menyatakan, ibu-ibu dan seluruh perempuan Tapsel harus terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam pendidikan, akhlak, maupun kepemimpinan. Kita adalah pilar keluarga dan bangsa. Mari kita jadikan semangat Kartini sebagai inspirasi untuk membangun Indonesia Emas 2045.
” Perempuan harus berani mengambil peran penting, menjadi agen perubahan, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai moral serta budaya luhur bangsa, ” ucap Ny Murni. (Wan)

