Wartalive.co.id — Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk segera mendaftarkan produknya ke program Sertifikasi Halal Gratis melalui aplikasi Sehati. Ajakan ini disampaikan saat membuka Pelatihan Sertifikasi Halal yang digelar oleh Bank Central Asia (BCA) di Hotel Marina, Asahan, Selasa (27/05).
“Melalui aplikasi Sehati, pemerintah menargetkan satu juta sertifikat halal bagi pelaku UMKM melalui skema Self-Declare. Ini adalah bagian dari percepatan implementasi sertifikasi halal yang menjadi perhatian nasional,” ujar Wakil Bupati Rianto.
Ia menegaskan, program sertifikasi halal bukan hanya sebatas pemenuhan regulasi, tetapi bagian dari perlindungan konsumen dan peningkatan daya saing produk lokal. Pemerintah Kabupaten Asahan, lanjutnya, telah menetapkan program ini sebagai prioritas, sejalan dengan kebijakan nasional tentang wajib halal yang akan berlaku penuh pada 2026.
Baca Juga : Sinergi Pemkab Langkat Bersama Akbid Tingkatkan SDM Melalui Program Satu Desa Satu Sarjana
“Kami mewajibkan seluruh produk yang beredar di wilayah Asahan, khususnya makanan, minuman, jasa sembelihan, dan bahan baku pangan, untuk bersertifikasi halal. Kami juga aktif memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku usaha,” tambahnya.
Program Sehati yang diinisiasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) merupakan solusi bagi UMKM untuk memperoleh sertifikasi secara mudah, cepat, dan tanpa biaya. Melalui skema pernyataan pelaku usaha (self-declare), proses sertifikasi dipercepat, selama pelaku usaha memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah V BCA, Iwan Santoso Narto, menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional dan BCA memiliki komitmen kuat dalam mendukung pemberdayaan sektor ini.
“Melalui program pelatihan dan fasilitasi sertifikasi halal, kami tidak hanya membantu legalitas usaha, tapi juga mendorong inklusi keuangan. Kami menyediakan pendampingan, solusi transaksi perbankan, hingga akses pembiayaan,” jelas Iwan.
Lihat Juga : Ini Pengalaman Masyarakat Medan Naik Bus Listrik
Program ini merupakan bagian dari Bakti BCA, payung inisiatif pengembangan berkelanjutan yang telah memasuki tahun ketiga pada 2025. Pelatihan kali ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan pelaku UMKM dalam membangun ekosistem usaha yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada Wakil Bupati Asahan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Hadir dalam acara tersebut Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta puluhan pelaku UMKM binaan BCA. (HR)

