Wartalive.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengadakan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama lima kabupaten/kota untuk membahas program pembentukan Sekolah Rakyat. Rapat ini dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), Ir. Muhammad Armand Effendy Pohan, M.Si, dan berlangsung pada Jumat (4/7) di ruang rapat Sekdaprovsu.
Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan menyampaikan laporan mengenai perkembangan pelaksanaan program Sekolah Rakyat di wilayahnya. Pemaparan tersebut dilakukan langsung di hadapan Sekdaprovsu, dengan didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan.
“Pembentukan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari upaya kami dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat marginal, khususnya anak-anak putus sekolah dan kelompok rentan lainnya,” ujar Plt. Sekda Kota Padangsidimpuan.
Baca Juga : Pelindo Regional 1 Meriahkan HUT ke-435 Kota Medan Lewat Aksi Sosial dan Edukasi
Selain Padangsidimpuan, empat kabupaten/kota lainnya juga menyampaikan rencana dan progres masing-masing terkait pelaksanaan program serupa. Sekolah Rakyat digagas sebagai bentuk pendidikan alternatif berbasis komunitas yang mendorong sinergi antara pemerintah daerah, organisasi sosial, dan masyarakat luas.
Dalam arahannya, Sekdaprovsu menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dan antardaerah untuk mempercepat pelaksanaan program Sekolah Rakyat secara menyeluruh di Sumatera Utara.
“Kami berharap ini menjadi gerakan bersama untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di daerah,” tegasnya.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bersama untuk segera menyusun langkah konkret sebagai tindak lanjut, termasuk penguatan kelembagaan guna memperkuat pelaksanaan program Sekolah Rakyat di masing-masing wilayah.(Tamrin)

