Wartalive.co.id – Misteri kematian Diva Febriani, calon anggota Paskibra asal Kecamatan Natal, akhirnya terungkap. Gadis yang sebelumnya dikabarkan hilang setelah latihan pada Selasa (29/07/25) dan ditemukan tewas terkubur di perkebunan sawit pada Kamis (31/07/25), ternyata menjadi korban pembunuhan dan kekerasan seksual.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, dalam konferensi pers yang digelar Senin (04/08/25), menyampaikan bahwa pelaku berinisial YS (22).
Motif awal pelaku adalah ingin merampas barang berharga milik korban untuk membayar tunggakan cicilan ponsel.
Baca Juga : Semarak HUT RI ke-80 di Padangsidimpuan: Dari Lomba Hingga Pawai Devile
Menurut Kapolres, Diva sempat melakukan perlawanan saat hendak dirampas barangnya. Pelaku yang panik kemudian mencekik dan memukul korban hingga tak berdaya.
Setelah itu, pelaku melakukan tindakan kekerasan seksual dan menguburkan jasad Diva di penampungan air bekas di perkebunan sawit KUD Mitra Desa Taluk untuk menghilangkan jejak.
Ironisnya, YS mengakui bahwa ia memilih Diva sebagai target karena melihat korban pulang sendirian. Setelah melakukan aksinya, pelaku bahkan ikut dalam pencarian korban keesokan harinya untuk mengelabui warga.(Tamrin)

