Wartalive.co.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Republik Indonesia, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui kepastian hukum atas tanah.
“ Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk memberikan kepastian hukum atas tanah rakyat. Tanah bukan hanya soal aset, tetapi juga sumber kehidupan dan kesejahteraan, ” ujar Wamen Ossy dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Ossy menjelaskan, hingga Juli 2025, pendaftaran tanah di Indonesia telah mencapai 122,7 juta bidang dari target nasional sebesar 126 juta bidang.
Baca Juga : Inovasi Pertanian Digital Melalui Podcast CAKEP Polbangtan Medan
Menurut Ossy, pencapaian ini menjadi fondasi penting dalam mendukung iklim investasi, pembangunan berkelanjutan, sekaligus pemerataan ekonomi antar daerah.
Selain itu, Kementerian ATR/BPN juga terus mempercepat sertifikasi tanah wakaf di seluruh Indonesia. Tercatat sebanyak 272.237 bidang tanah wakaf telah berhasil disertifikasi untuk mendukung pembangunan rumah ibadah, lembaga pendidikan, ruang terbuka hijau, hingga taman kota.
“ Ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin kekuatan hukum rumah ibadah dan membangun lingkungan bermasyarakat yang inklusif, ” jelas Ossy.
Komitmen pemerintah dalam menyejahterakan rakyat tidak hanya terfokus pada sektor pertanahan. Berbagai program prioritas terus digulirkan, antara lain, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjangkau 7 juta anak sekolah guna memperkuat gizi dan tumbuh kembang generasi muda.
Kemudian, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang melayani 7 juta orang sejak Februari 2025 dan membuka lebih dari 100 ribu lapangan kerja di sektor kesehatan. Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah, dengan 139 ribu unit yang sudah selesai dibangun sejak awal 2025.
Lihat Juga : Capaian Kinerja Triwulan II Polres Padang Panjang Raih Predikat Sangat Baik
Program Sekolah Rakyat, telah membangun dan mengoperasikan 100 titik sekolah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas dan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, membentuk lebih dari 80 ribu koperasi sebagai solusi pembiayaan usaha rakyat sekaligus penyediaan infrastruktur kebutuhan dasar di desa dan kelurahan.
“ Seluruh capaian ini tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal dan mendukung program-program strategis pemerintah. Sinergi antara negara dan rakyat menjadi energi besar untuk mendorong kemajuan bangsa, ” pungkas Wamen Ossy. (Wan/LB)

