Sunday, October 11, 2026

Wamen ESDM Tinjau Huntara, Pemkab Tapsel dan PTAR Dukung Relokasi Warga

Baca Juga

Wartalive.co.id – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengapresiasi peran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama PT Agincourt Resources (PTAR) dalam penanganan dampak banjir bandang yang melanda Kecamatan Batangtoru.

Apresiasi tersebut disampaikan Yuliot Tanjung saat meninjau langsung persiapan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di Batangtoru, Selasa (23/12/2025).

- Advertisement -

Yuliot Tanjung menyatakan, dalam penanganan pasca bencana ini, Pemkab Tapsel dan PTAR dinilai cepat bersinergi dalam menyiapkan lahan serta fasilitas pendukung bagi warga terdampak.

Baca Juga : BNNK Asahan Ekspos Capaian Program Selama Tahun 2025

“ Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha seperti yang dilakukan Pemkab Tapsel dan PTAR sangat penting dalam mempercepat pemulihan pasca bencana. Kami mengapresiasi langkah cepat dan koordinasi yang telah dilakukan, ” ujar Yuliot Tanjung.

Menurutnya, Huntara tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak banjir bandang dari Desa Garoga dan Huta Godang, yang lokasinya berada di belakang posko pengungsian Desa Batu Hula yang saat ini, persiapan Huntara masih berupa tenda-tenda berwarna putih yang telah berdiri di lokasi.

” Pembangunan Huntara ini merupakan realisasi dari janji Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kepada warga Desa Garoga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir bandang, ” katanya

Dalam kesempatan tersebut, Wamen ESDM juga memastikan dukungan Kementerian ESDM dalam penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor serta pemasangan jaringan listrik tegangan rendah agar warga dapat memperoleh penerangan yang layak.

Tak hanya itu, Kementerian ESDM juga memastikan ketersediaan perlengkapan memasak bagi para pengungsi.

” Untuk kebutuhan gas elpiji, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga agar distribusi elpiji dapat berjalan lancar di lokasi Huntara, ” tambahnya

Sementara itu, PTAR turut berkontribusi dengan melakukan pembersihan dan penyiapan lahan Huntara seluas 15 hektare yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi sementara warga terdampak banjir bandang.

Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu menjelaskan, penentuan lokasi huntara telah melalui kajian dan riset bersama Badan Geologi untuk memastikan kelayakan dan keamanan lahan bagi warga.

Ia menambahkan, Pemkab Tapsel juga telah berkoordinasi dengan PTPN IV dan menyepakati relokasi warga terdampak dari Desa Garoga, Huta Godang dan Aek Ngadol ke Desa Sumuran, Kecamatan Batangtoru.

Lihat Juga : Kapolres Padangsidimpuan Berikan Bantuan Material ke Masjid Babussalam

“ Lahan seluas 15 hektare ini disiapkan untuk menampung sekitar 700 kepala keluarga dari tiga desa terdampak banjir bandang, ” kata Gus Irawan.

Pemerintah daerah juga berharap pembangunan Huntara dapat segera rampung sehingga warga korban banjir bandang dapat segera menempati hunian sementara yang aman dan layak, sembari menunggu pembangunan hunian permanen.(Wan)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya