Wartalive.co.id – Penyaluran bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi siswa tingkat SMA dan SMK memadati Bank BNI Cabang Padangsidimpuan. Sejak pagi hari, area layanan bank tampak sangat ramai dipenuhi pelajar yang datang untuk mencairkan bantuan pendidikan tersebut, Jumat (09/01/2026)
Pantauan di lapangan, keramaian didominasi oleh siswa berseragam sekolah dari berbagai SMA dan SMK di wilayah Padangsidimpuan dan sekitarnya. Bahkan, hingga siang hari, belum terlihat nasabah umum yang datang untuk mengurus pembuatan kartu ATM, transaksi perbankan lainnya, maupun keperluan administrasi bank.
Para penerima bantuan berasal dari SMK Negeri 1 Sipirok, SMK Negeri 1 Padangsidimpuan, SMA Negeri 1 Saipar Dolok Hole, serta SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. Dalam penyaluran kali ini, tidak terdapat siswa jenjang SD dan SMP yang ikut mengantre, sehingga seluruh antrean terfokus pada pelajar tingkat SMA dan SMK.
Baca Juga : Dukung Program Pemenuhan Gizi, Wabup Simalungun Tinjau Dua SPPG
Para siswa datang secara mandiri tanpa didampingi orang tua maupun wali murid. Mereka terlihat tertib mengikuti arahan petugas bank dan bergantian memasuki ruang pelayanan. Antrean sudah mulai terbentuk sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, sesuai jam operasional Bank BNI.
Salah seorang siswa SMK Negeri 1 Sipirok, Rudi, mengaku harus datang sejak pagi agar mendapat giliran lebih awal. “Kami sudah sampai dari jam tujuh pagi. Walaupun ramai, tetap tertib. Bantuan KIP ini sangat membantu untuk keperluan sekolah,” ujarnya.
Siswa SMK Negeri 1 Padangsidimpuan juga menyampaikan hal serupa.
“Memang cukup lama menunggu, tapi pelayanannya jelas. Bantuan ini kami gunakan untuk kebutuhan belajar dan praktik,” katanya.
Sementara itu, siswa SMA Negeri 2 Padangsidimpuan menilai pencairan KIP berjalan lancar meski jumlah siswa sangat banyak. “Bank sangat ramai oleh siswa. Kami datang sendiri tanpa orang tua, tapi diarahkan dengan baik oleh petugas,” ujar Fitri.
Hal senada disampaikan siswa SMA Negeri 1 Saipar Dolok Hole, Faisal. “Antrean panjang dari pagi sampai sore, tapi tetap teratur. Bantuan ini sangat berarti untuk biaya pendidikan,” ucapnya.
Lihat Juga : Panen Raya Jagung Serentak, Polri Dukung Petani Simalungun
Kondisi di dalam dan sekitar bank tampak dipadati siswa yang menunggu giliran, baik di ruang layanan maupun di area luar gedung. Meski situasi ramai, proses pencairan tetap berlangsung kondusif dengan pengawasan petugas keamanan dan pegawai bank.
Penyaluran bantuan KIP ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan siswa serta mendukung kelangsungan proses belajar mereka di masing-masing sekolah.(Sry)

