Wartalive.co.id – Usai mengunjungi sejumlah lokasi terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melaksanakan salat Tarawih bersama masyarakat di Masjid Al Azhar, Sorkam Kiri, Kecamatan Sorkam, Selasa malam, (18/2/2026)
Kegiatan ibadah tersebut berlangsung khusyuk dan diikuti ratusan jamaah dari berbagai kalangan. Kehadiran Gubernur di tengah masyarakat pascabencana menjadi wujud kepedulian pemerintah sekaligus penguatan kebersamaan dalam suasana Ramadan.
Sebelum melaksanakan salat Tarawih, Gubernur Sumut bersama jajaran meninjau beberapa titik terdampak bencana untuk memastikan kondisi warga serta kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Baca Juga : Aksi Nekat Oknum Pengendara Bongkar Paksa Road Barrier di Jalan Ngumban Surbakti demi Potong Jalan
Dalam kesempatan itu, Bobby Nasution menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik dalam penanganan bencana maupun dalam menjaga stabilitas dan ketenangan selama bulan suci Ramadan.
“Pemerintah terus berupaya maksimal agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, tenang, dan khusyuk. Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak serta perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan.
Salat Tarawih bersama tersebut tidak hanya menjadi kegiatan ibadah, tetapi juga simbol kedekatan antara pemimpin daerah dan masyarakat. Jamaah menyambut baik kehadiran Gubernur yang dinilai memberikan semangat dan rasa aman bagi warga.
Melalui momentum Ramadan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat solidaritas, serta mendukung upaya pemulihan daerah agar kehidupan sosial dan keagamaan dapat kembali berjalan dengan baik.(Sry)

