Wartalive.co.id – Suasana Pasar Lama Panyabungan kian semarak selama bulan suci Ramadan. Beragam kuliner khas Mandailing, seperti toge, kue bongko, onde-onde, cendol, hingga jajanan tradisional lainnya, ramai diburu warga untuk menu berbuka puasa, Senin (24/2/2026).
Sejak sore hari, para pedagang mulai membuka lapak. Aroma kue tradisional berpadu dengan keramaian pembeli menciptakan suasana khas Ramadan yang selalu dinantikan setiap tahun.
Salah seorang penjual kue tradisional, Nurfatimah, mengaku Ramadan menjadi periode paling ramai bagi pedagang kuliner lokal. “Alhamdulillah, kalau bulan puasa pembeli ramai. Banyak yang cari kue bongko dan onde-onde untuk berbuka. Ini makanan tradisional turun-temurun,” ujarnya.
Baca Juga : Polres Pelabuhan Belawan Pastikan Isu Gudang BBM Ilegal di Seruwai Tidak Benar
Hal serupa disampaikan Isah, penjual cendol dan toge. Menurutnya, jajanan tradisional tetap diminati meski banyak pilihan makanan modern. “Walaupun sekarang banyak jajanan kekinian, cendol dan toge tetap dicari. Biasanya orang pulang kerja singgah ke pasar lama untuk cari minuman segar buat berbuka,” katanya.
Para pedagang menilai Pasar Lama Panyabungan bukan sekadar pusat transaksi, tetapi juga ruang berkumpul warga yang ingin menikmati kembali cita rasa khas Mandailing. Keberadaan kuliner tradisional ini dinilai penting untuk menjaga warisan budaya agar tetap lestari.
Bagi pedagang, Ramadan juga menjadi momentum meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner Mandailing kepada generasi muda dan pendatang.
Dengan beragam pilihan jajanan yang tersedia, Pasar Lama Panyabungan tetap menjadi tujuan favorit warga menjelang waktu berbuka puasa. (Sry)

