Wartalive.co.id – Usai menikmati libur Hari Raya Idulfitri bersama keluarga, para santri di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru mulai kembali ke pondok untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar, (31/3/2026)
Sejak beberapa hari terakhir, arus kedatangan santri terlihat meningkat di kawasan pesantren yang berada di Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal. Para santri datang dari berbagai daerah dengan membawa perlengkapan belajar dan kebutuhan selama kembali menetap di asrama.
Kedatangan para santri ini terjadi menjelang dimulainya kembali aktivitas belajar yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, (1/4/2026) mendatang setelah masa libur Lebaran berakhir. Suasana di sekitar pesantren pun tampak lebih ramai dari biasanya, dengan banyaknya kendaraan yang mengantar santri ke lingkungan pondok.
Baca Juga : Hujan Deras Picu Banjir di Tapanuli Tengah, 400 KK Terdampak
Sejumlah orang tua juga terlihat turut mengantar anak-anak mereka kembali ke pesantren. Momen tersebut menjadi bagian dari rutinitas tahunan setelah perayaan Idulfitri, ketika para santri kembali memulai kegiatan pendidikan dan kehidupan di lingkungan pesantren.
Salah seorang wali santri mengatakan bahwa meski harus kembali berpisah dengan keluarga setelah libur Lebaran, para santri tetap bersemangat untuk kembali menimba ilmu di pesantren.
“Setelah libur Lebaran, anak-anak kembali ke pondok untuk melanjutkan belajar seperti biasa. Semoga mereka bisa lebih giat lagi dalam menuntut ilmu,” ujar Ahmad.
Lihat Juga : Objek Wisata Legenda Sampuraga Sepi Pengunjung di Tengah Libur Lebaran
Dengan kembalinya para santri ke pesantren, aktivitas pendidikan di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru diharapkan kembali berjalan normal seperti sebelum masa libur Idulfitri. Pesantren yang dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam terbesar di wilayah Mandailing Natal ini setiap tahunnya menampung ribuan santri dari berbagai daerah di Sumatera maupun luar daerah.
Arus kedatangan santri diperkirakan masih akan berlangsung hingga menjelang hari pertama masuk sekolah, seiring para santri yang secara bertahap kembali ke pesantren untuk mengikuti kegiatan belajar yang telah dijadwalkan. (Sry)

