Wartalive.co.id – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses energi hingga ke pelosok, (13/4/2026)
Kali ini, program listrik desa mulai direalisasikan di Desa Durin Serugun, Dusun II Derek, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan energi nasional sekaligus mendorong peningkatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat desa yang selama ini masih terbatas akses listriknya.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa pembangunan jaringan listrik di wilayah pedesaan tidak sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membuka peluang kemajuan bagi masyarakat.
Baca Juga : 324 Hunian Disiapkan, Menteri PKP Tinjau Lokasi Relokasi Warga Senen
“Pembangunan listrik desa bukan hanya soal jaringan, tetapi fondasi bagi kemajuan sosial dan produktivitas warga. Listrik menghadirkan harapan baru, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, serta membuka peluang ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ia menjelaskan, kehadiran listrik akan memberikan efek berantai (multiplier effect), terutama bagi sektor pendidikan dan pelaku usaha mikro di desa. Dengan adanya listrik, aktivitas belajar mengajar menjadi lebih optimal, sementara usaha kecil dapat berkembang lebih produktif.
Lebih lanjut, Mundhakir menyebut program listrik desa merupakan bagian dari pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan. Selain itu, program ini juga sejalan dengan transformasi PLN dalam mendukung transisi energi menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
PLN juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang terus mendorong percepatan pemerataan listrik hingga ke daerah terpencil.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk di desa, dapat merasakan manfaat energi yang andal dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang,” tambahnya.
Lihat Juga : Bobby Nasution Buka Suara, Kewajiban Donasi Daerah Dinilai Terlalu Berat
Sementara itu, Kepala Desa Durin Serugun, Ngamanken Ginting, menyambut baik realisasi program tersebut. Ia mengungkapkan, kehadiran listrik telah membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan pendidikan.
“Dengan adanya listrik, masyarakat sangat terbantu. Anak-anak kini bisa belajar pada malam hari dengan lebih nyaman, dan aktivitas rumah tangga juga menjadi lebih mudah karena penerangan sudah jauh lebih baik,” ungkapnya.
Program listrik desa ini diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pedesaan, sekaligus memperkecil kesenjangan pembangunan antara daerah perkotaan dan pelosok.(Sry)

