Tuesday, October 13, 2026

Truk Pasir Tanpa Terpal Ganggu Lalin di Simpang Pemda Medan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi lalu lintas di kawasan Simpang Pemda, Medan, menjadi sorotan warga pada Senin (16/4) pagi. Sejumlah truk pengangkut material pasir yang melintas terpantau tidak memenuhi standar keamanan pengangkutan, terutama terkait penggunaan penutup bak atau terpal yang sudah tidak layak pakai.

Berdasarkan pantauan di lokasi, banyak truk berukuran besar melaju dengan kondisi penutup atas yang sobek dan berlubang. Kerusakan terpal ini menyebabkan material pasir yang dibawa tidak tertutup secara sempurna, sehingga rawan tumpah ke badan jalan saat kendaraan melaju kencang atau saat menghadapi guncangan.

- Advertisement -

Kondisi ini dikeluhkan oleh masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Sadil, salah seorang warga yang kerap beraktivitas di sekitar Simpang Pemda, menyatakan bahwa pemandangan truk dengan terpal rusak bukanlah hal baru, namun belakangan ini frekuensinya semakin meningkat dan sangat mengganggu kenyamanan.

Baca Juga : Seleksi 115 Calon Kepsek, Disdik Tapteng Dorong Mutu Pendidikan

“Banyak truk angkut pasir yang lewat penutup terpalnya itu rusak, bahkan ada juga yang sama sekali tidak menutupnya pakai terpal. Padahal mereka membawa muatan penuh yang sangat berisiko bagi pengendara di belakangnya,” ujar Sadil saat ditemui di lokasi.

Sadil menambahkan, dampak dari kelalaian sopir atau pemilik truk ini sangat terasa saat kendaraan melewati jalan yang berlubang atau gundukan. Pasir-pasir dari bak truk berjatuhan ke aspal, yang kemudian terlindas kendaraan lain dan menciptakan kepulan debu yang pekat di sepanjang jalan.

Masalah kesehatan menjadi kekhawatiran utama warga akibat ceceran material tersebut. Menurut Sadil, debu yang dihasilkan dari pasir yang jatuh membuat kualitas udara di sekitar Simpang Pemda menjadi buruk dan tidak sehat untuk dihirup, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

Lihat Juga : Pemkab Madina–PLN Percepat Gardu Induk untuk Listrik Pantai Barat

Lebih lanjut, tumpahan pasir di jalanan juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pasir yang berserakan di aspal dapat membuat jalanan menjadi licin, yang berpotensi menyebabkan ban kendaraan selip, terutama saat pengendara melakukan pengereman mendadak di area persimpangan.

Menutup keterangannya, Sadil berharap pihak terkait dan para pengusaha angkutan material lebih peduli terhadap aturan keselamatan di jalan raya. “Semoga kedepannya kalau angkut pasir, ditutup rapat lah pasirnya. Jangan sampai merugikan orang lain hanya karena ingin praktis,” pungkasnya.(Febrian)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya