Saturday, October 10, 2026

UTDRS RSUD Padangsidimpuan Targetkan Layanan 24 Jam

Baca Juga

Wartalive.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan resmi memiliki Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS), sebagai langkah memperkuat layanan kesehatan, khususnya dalam penyediaan darah yang aman, cepat dan bermutu bagi pasien.

Gedung UTDRS Kota Padangsidimpuan akan menjadi tonggak baru peningkatan pelayanan kesehatan di daerah dan diresmikan oleh Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, Rabu (8/7/2026).

- Advertisement -

Hadir pada acara peresmian, Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan Rusyidi Nasution, Sekretaris Daerah (Sekda) Rahmat Marzuki, Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan, drg. Susanti Lubis, mewakili PMI Padangsidimpuan Halomoan Pulungan, serta undangan lainnya.

Baca Juga : Wesly Silalahi Saksikan Langsung Pagelaran Seni dan Budaya Muda Mudi Siantar di PRSU

Peresmian gedung UTDRS ini juga turut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara RSUD Kota Padangsidimpuan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padangsidimpuan.

Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan layanan transfusi darah sekaligus menjamin ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan, drg Susanti Lubis, mengatakan kehadiran UTDRS merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.

Menurutnya, operasional UTDRS diawali dengan kegiatan donor darah yang diikuti sekitar 30 pendonor dari berbagai instansi dan relawan.

” Sebelum mulai beroperasi, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, perizinan alat kesehatan, hingga penyiapan tenaga kesehatan yang kompeten, ” ujar drg Susanti Lubis

Ia menyampaikan, kehadiran UTDRS ini menjadi wujud komitmen RSUD Padangsidimpuan untuk memberikan pelayanan transfusi darah yang lebih cepat, aman dan bermutu kepada masyarakat dan ke depan.

” Fasilitas tersebut ditargetkan berkembang menjadi layanan yang beroperasi selama 24 jam, ” terangnya.

Susanti berharap, dengan hadirnya UTDRS dan terjalinnya kolaborasi bersama PMI, RSUD Kota Padangsidimpuan optimistis mampu memberikan pelayanan transfusi darah yang lebih baik, mempercepat penanganan pasien, serta memperkuat sistem layanan kesehatan yang aman, profesional dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

” Melalui sinergi dengan PMI, kami berharap ketersediaan stok darah semakin terjamin sehingga kebutuhan pasien dapat dipenuhi dengan cepat dan pelayanan transfusi darah di RSUD Padangsidimpuan semakin optimal, ” tambahnya.

Sementara, Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas hadirnya UTDRS yang dinilai menjadi salah satu wujud nyata peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Padangsidimpuan.

Wali Kota menegaskan, keberadaan fasilitas baru tersebut harus diiringi dengan tata kelola rumah sakit yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Wali Kota juga mengajak seluruh perangkat daerah, instansi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat luas untuk membudayakan donor darah secara rutin sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.

” Dengan hadirnya UTDRS, saya berharap RSUD Kota Padangsidimpuan mampu memenuhi kebutuhan darah pasien secara lebih cepat dan optimal, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Setetes darah sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa, ” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan Rusyidi Nasution mengatakan, atas nama pimpinan DPRD Kota Padangsidimpuan, mengapresiasi peresmian UTDRS sebagai langkah maju dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Padangsidimpuan.

Lihat Juga : Kejari Madina Diterpa Isu Kutipan Rp 2.500.000 per Desa, Kasi Intel Bantah

Namun katanya, jangan sampai peresmian ini hanya bersifat seremonial. Pemerintah daerah dan manajemen RSUD harus memastikan UTDRS benar-benar beroperasi secara optimal, didukung ketersediaan tenaga kesehatan yang kompeten, peralatan yang memadai, serta pasokan darah yang berkelanjutan.

” Kehadiran UTDRS tentu patut diapresiasi, tetapi masyarakat akan menilai dari kualitas pelayanannya, bukan dari megahnya gedung. Kami meminta RSUD segera memastikan layanan dapat beroperasi maksimal, termasuk target pelayanan 24 jam, sehingga pasien tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh darah saat kondisi darurat, ” kata Rusyidi

Ia menegaskan, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan agar layanan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

” DPRD akan terus mengawasi agar anggaran yang telah digunakan benar-benar berdampak pada peningkatan pelayanan kesehatan, ” tegasnya. (Wan)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya