Wartalive.co.id – Rektor Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan, Prof. Sumper Mulia Harahap, menegaskan, prosesi wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu dan memberikan manfaat di tengah masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Prof. Sumper saat memimpin Wisuda Sarjana ke-55 dan Pascasarjana ke-28 UIN Syahada Padangsidimpuan yang digelar di Auditorium UIN Syahada, Jalan T. Rizal Nurdin, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (15/8/2026).
Sebanyak 800 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda yang mengusung tema “Generasi Unggul Berparadigma Teoantropoekosentris Menuju Indonesia Emas”.
“ Hari ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, tetapi merupakan awal untuk memasuki kehidupan yang lebih luas, ” kata Prof. Sumper dalam sambutannya
Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UIN Syahada tidak seharusnya berhenti pada pencapaian gelar akademik.
Pengetahuan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk karya, pengabdian dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia mengatakan, tema wisuda yang diangkat tahun ini memiliki pesan penting bagi seluruh lulusan. Generasi UIN Syahada diharapkan mampu membangun keseimbangan dalam hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia serta lingkungan.
“ Tema wisuda ini mengandung pesan bahwa generasi UIN Syahada harus mampu membangun keseimbangan antara hubungan dengan Allah SWT, hubungan dengan sesama manusia, serta kepedulian terhadap lingkungan, ” ujarnya.
Prof. Sumper juga mengingatkan para lulusan bahwa perubahan zaman berlangsung begitu cepat. Kondisi tersebut membuat tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial masyarakat semakin kompleks.
Karena itu, lulusan UIN Syahada dituntut tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual, karakter, integritas dan kepedulian sosial.
“Jangan pernah berhenti belajar. Gelar yang saudara terima hari ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat, ” tegasnya.
Ia berharap 800 lulusan yang diwisuda dapat membawa nilai-nilai akademik dan keislaman yang diperoleh selama berada di kampus untuk menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
Para alumni juga diminta menjaga nama baik almamater serta menjadi pribadi yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.
“ Harapan kami, para alumni UIN Syahada Padangsidimpuan dapat menjaga nama baik almamater, menjadi pribadi yang bermanfaat dan hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat, bangsa dan negara, ” katanya.
Selain memberikan pesan kepada wisudawan, Rektor UIN Syahada juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua dan keluarga yang selama ini memberikan dukungan kepada para mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.
“ Keberhasilan anak-anak kita hari ini tidak terlepas dari doa, dukungan dan pengorbanan yang telah diberikan selama mereka menempuh pendidikan, ” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Prof. Sumper kembali berpesan agar para lulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu membuktikan keberhasilan pendidikan melalui sikap, karya dan pengabdian.
“ Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Jadilah generasi unggul, berilmu, berakhlak dan mampu memberi manfaat, ” pungkasnya.
Wisuda UIN Syahada Padangsidimpuan kali ini dilaksanakan dalam dua sesi yakni, sesi pagi diikuti 500 wisudawan, terdiri dari 80 lulusan Pascasarjana dan 420 lulusan Sarjana.
Rinciannya, sebanyak 80 lulusan Pascasarjana, 162 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), 80 lulusan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH), serta 178 lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).
Dari FTIK sesi pagi tersebut, terdiri dari Program Studi Tadris Matematika (TMM) sebanyak 24 orang, Tadris Bahasa Inggris (TBI) 24 orang, Kimia 2 orang dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebanyak 128 orang.
Sementara sesi siang diikuti 300 wisudawan dari sejumlah program studi, terdiri dari 26 lulusan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), serta 274 lulusan FTIK, rinciannya, Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 44 orang, Fisika 5 orang, Biologi 8 orang, Pendidikan Bahasa Indonesia 9 orang, Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 23 orang dan Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 185 orang.
Prosesi wisuda turut dihadiri unsur Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), Forkopimda, pimpinan Bank Sumut Syariah dan BSI Padangsidimpuan, pimpinan pondok pesantren, orang tua wisudawan serta sejumlah undangan lainnya.(Wan)

