Sunday, October 11, 2026

Bupati Gus Irawan Tekankan Mutu Pendidikan Tapsel

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu meminta para kepala sekolah yang baru dilantik untuk terus belajar, berinovasi dan melakukan pembenahan guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Gus Irawan saat melantik dan mengambil sumpah 38 guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah jenjang SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, yang dirangkaikan dengan apel pagi gabungan di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Pemkab Tapsel, Sipirok, Senin (21/9/2026).

- Advertisement -

Gus Irawan menegaskan, pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

“ Bangsa yang unggul ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, sedangkan manusia yang berkualitas sangat ditentukan oleh pendidikannya, ” ujar Gus Irawan.

Baca Juga: BRI Peduli Salurkan Mobil Jenazah di Padangsidimpuan

Ia mengatakan, pengangkatan 38 kepala sekolah tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang lowong.

Proses pengangkatan telah memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 46589/R/AK.02.03/SD/KR.6/2026 tanggal 11 September 2026.

Menurutnya, pengangkatan kepala sekolah mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah dan para calon kepala sekolah harus melewati seleksi administratif dan seleksi substantif.

Gus Irawan menyebutkan, para kepala sekolah yang dilantik merupakan guru yang telah melalui tahapan seleksi dan dinyatakan memenuhi persyaratan.

“ Saya yakin saudara-saudara adalah yang terbaik di antara calon peserta lainnya. Saya tahu banyak peserta yang mengikuti seleksi, tetapi tidak semuanya lulus, ” katanya.

Gus Irawan juga mengingatkan, jabatan kepala sekolah bukan sekadar tugas administratif, tetapi memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan arah dan kualitas satuan pendidikan.

Karena itu, para kepala sekolah diminta memahami dan menerapkan delapan standar pendidikan, yakni standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan serta standar pembiayaan.

“ Saya berharap kepada saudara-saudara yang baru dilantik dapat menguasai dan terus belajar serta berinovasi. Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar, ” tegasnya.

Ia menilai kualitas sebuah sekolah sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah.

Kepala sekolah dituntut mampu membangun visi bersama dengan guru dan tenaga kependidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong peserta didik berkembang dan berprestasi.

Lihat Juga: Dari Bapenda ke Biro Umum, Rudi Hadian Siregar Kini Dipercaya Bobby Nasution Mengawal Operasional Pemprov Sumut

“ Kualitas sekolah itu sangat ditentukan oleh pimpinannya. Saya berharap Bapak dan Ibu yang baru saja dilantik melakukan perubahan menuju ke arah yang lebih baik, ” ujarnya.

Gus Irawan menambahkan, kepala sekolah juga memiliki peran penting dalam mendukung visi pembangunan Tapsel untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, unggul dan cerdas.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik peserta didik, tetapi juga membentuk karakter, moral dan etika generasi muda.

“ Para orang tua menitipkan anaknya kepada kita untuk dididik agar menjadi anak yang cerdas, cinta, berakhlak, memiliki moral dan etika. Harapan itu kami gantungkan kepada Bapak dan Ibu semua, ” katanya.

Ia juga mengapresiasi para guru, kepala sekolah, Dinas Pendidikan serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan yang selama ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Tapsel.

Gus Irawan menyampaikan bahwa Tapsel pada tahun ini memperoleh pengakuan sebagai Kabupaten dengan kualitas data pendidikan yang memiliki residu terendah.

Capaian tersebut, katanya, harus terus ditingkatkan hingga tidak lagi terdapat residu dalam data pendidikan.

“ Kalau kita menuju ke sana, tentu kita berharap tidak ada lagi residu. Dan sekali lagi, itu ada di tangan Bapak dan Ibu, ” ujarnya.

Di akhir arahannya, Gus Irawan meminta para kepala sekolah membangun kesamaan visi bersama guru dan tenaga kependidikan sehingga seluruh proses pendidikan dapat mengawal peserta didik untuk berkembang dan berprestasi.

“ Harapan itu sangat besar dan kemudian kami serahkan kepada Bapak dan Ibu para kepala sekolah, ” pungkasnya.(Wan)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya