<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>peternakan Archives - Wartalive.co.id</title>
	<atom:link href="https://www.wartalive.co.id/tag/peternakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Media tepercaya &#38; Independen</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Sep 2026 05:03:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.wartalive.co.id/wp-content/uploads/2022/10/cropped-06dd0559-46f1-416d-95c6-3269509ed131-1-1-32x32.png</url>
	<title>peternakan Archives - Wartalive.co.id</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Bergantung pada Tambang, Gus Irawan Siapkan Solusi</title>
		<link>https://www.wartalive.co.id/warga-bergantung-pada-tambang-gus-irawan-siapkan-solusi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[wartalive]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 05:03:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[alternatif usaha]]></category>
		<category><![CDATA[Angkola Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[ayam petelur]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Seribu Kolam]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan tanam jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Irawan Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Tapsel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kur]]></category>
		<category><![CDATA[KUR bunga 0 persen]]></category>
		<category><![CDATA[pemberdayaan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[PERIKANAN]]></category>
		<category><![CDATA[pertambangan ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[pertanian tapsel]]></category>
		<category><![CDATA[peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[tambang tanpa izin]]></category>
		<category><![CDATA[TAPANULI SELATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Tapsel]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartalive.co.id/?p=68119</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wartalive.co.id &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) tidak hanya mendorong masyarakat memahami dampak dan konsekuensi hukum dari aktivitas penambangan tanpa izin, tetapi juga menyiapkan alternatif usaha produktif bagi warga yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kegiatan tersebut. Hal itu disampaikan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu saat menghadiri Sosialisasi Kesadaran Publik Dampak Pembangunan Tanpa [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.wartalive.co.id/warga-bergantung-pada-tambang-gus-irawan-siapkan-solusi/">Warga Bergantung pada Tambang, Gus Irawan Siapkan Solusi</a> appeared first on <a href="https://www.wartalive.co.id">Wartalive.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Wartalive.co.id &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) tidak hanya mendorong masyarakat memahami dampak dan konsekuensi hukum dari aktivitas penambangan tanpa izin, tetapi juga menyiapkan alternatif usaha produktif bagi warga yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kegiatan tersebut.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu disampaikan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu saat menghadiri Sosialisasi Kesadaran Publik Dampak Pembangunan Tanpa Izin di halaman Kantor Camat Angkola Selatan, Kabupaten Tapsel, Sabtu (26/9/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut diikuti masyarakat dari Desa Aek Natas, Desa Dolok Godang dan Desa Sihuik-huik. Sosialisasi menghadirkan unsur Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapsel, unsur pemerintah daerah serta sejumlah unsur terkait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam arahannya, Gus Irawan mengatakan persoalan penambangan tanpa izin tidak cukup hanya diselesaikan melalui pendekatan hukum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga harus memikirkan keberlangsungan ekonomi masyarakat yang terdampak apabila aktivitas tersebut dihentikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, masyarakat harus diberikan pilihan sumber penghidupan yang aman, legal dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Biar dulu kemudian karena kami di Tapsel kita ini daerah bencana. Kita harus siapkan program pemberdayaan masyarakat. Jangan sampai kita menciptakan kemiskinan baru di Tapsel, ” ujar Gus Irawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga: <a href="https://www.wartalive.co.id/tambang-tanpa-izin-jadi-sorotan-esdm-ingatkan-ancaman-hukum/">Tambang Tanpa Izin Jadi Sorotan, ESDM Ingatkan Ancaman Hukum</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyebut bencana yang terjadi sebelumnya turut memberikan dampak terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ribuan rumah terdampak, sementara lebih dari 3.000 hektare sawah mengalami gagal panen hingga puso.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut, kata dia, membuat pemerintah daerah perlu memperkuat program pemulihan ekonomi sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Irawan kemudian memaparkan sejumlah program yang dapat dikembangkan masyarakat, mulai dari gerakan tanam jagung, pengembangan ayam petelur atau layer, hingga Gerakan Seribu Kolam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program tersebut tidak sebatas pemberian bantuan. Pemerintah akan mendorong pola pendampingan, pembiayaan dan kemitraan agar masyarakat mendapatkan dukungan dari proses produksi hingga pemasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Kita sedang mendorong masyarakat kita lebih produktif. Ada banyak program yang kita laksanakan. Tinggal bagaimana kita jalankan, khususnya untuk masyarakat yang menggantungkan hidup dari penambangan, ” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sektor pertanian, pemerintah mendorong pengembangan jagung yang terintegrasi dengan peternakan ayam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jagung dapat menjadi bahan baku pakan, sementara hasil produksi pertanian memiliki pasar yang lebih jelas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati menyebut pola yang telah berjalan di Aek Sirara mampu menghasilkan sekitar 5,5 ton jagung per hektare dengan kadar air 14 persen dan harga kontrak sekitar Rp6.500 per kilogram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga menyiapkan dukungan pembiayaan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 0 persen untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat di Tapsel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk usaha ayam petelur, Pemkab Tapsel melihat masih terbuka peluang pasar yang cukup besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi telur lokal saat ini disebut baru memenuhi sekitar 17 persen kebutuhan konsumsi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Di awal telur ayam yang diproduksi di Tapsel hanya 10 persen dari konsumsi kita. Sekarang baru sekitar 17 persen. Artinya, masih ada ruang yang besar untuk kita isi, ” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pola kemitraan akan didorong mulai dari penyediaan kandang, bibit, pakan, pendampingan hingga pemasaran hasil produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara di sektor perikanan, program Seribu Kolam diarahkan bagi masyarakat yang memiliki sumber air memadai, termasuk pengembangan kolam bundar untuk keluarga yang terdampak bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8221; Hasil produksi ikan nantinya dapat dipasarkan ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun pasar lainnya, &#8221; ujar Gus Irawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Gus Irawan menegaskan, Pemkab Tapsel mendukung penegakan aturan. Namun, menurutnya, penegakan hukum harus berjalan beriringan dengan upaya menyediakan alternatif ekonomi bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Percuma saya turun dari Jakarta jadi Bupati kalau urusan begini pun tidak mampu. Saya minta tolong, tahan dulu. Karena semua program, intinya visi saya sebagai Bupati Tapsel dalam satu kata sesungguhnya adalah sejahtera, ” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, pemerintah daerah akan terus memperluas ekosistem pemberdayaan ekonomi melalui sektor pertanian, peternakan, perikanan, UMKM, pembiayaan serta kemitraan dengan dunia usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Siapa yang harus sejahtera? Pemerintah ini lembaga. Rakyatnya yang harus sejahtera. Maka ukurannya adalah pendapatan masyarakat kita meningkat, ” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Irawan berharap masyarakat Angkola Selatan dapat memanfaatkan berbagai peluang usaha yang disiapkan pemerintah dan mengikuti pendampingan dari penyuluh maupun perangkat daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8221; Dengan demikian, peningkatan kesadaran hukum dan perlindungan lingkungan diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pemulihan ekonomi, sehingga masyarakat memiliki sumber penghidupan yang legal, produktif dan berkelanjutan, &#8221; katanya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lihat Juga: <a href="https://www.wartalive.co.id/bsi-siapkan-layanan-gadai-syariah-di-padangsidimpuan/">BSI Siapkan Layanan Gadai Syariah di Padangsidimpuan</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Penegakan Hukum Kementerian ESDM, Andri, menjelaskan bahwa izin pertambangan merupakan bagian dari kewenangan negara dalam mengatur pemanfaatan sumber daya alam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, izin bukan hanya memberikan hak kepada pelaku usaha untuk melakukan kegiatan pertambangan, tetapi juga menimbulkan sejumlah kewajiban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di antaranya memenuhi persyaratan teknis, keselamatan dan lingkungan, termasuk reklamasi serta pemulihan lingkungan setelah kegiatan pertambangan berakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Setelah diberikan izin, mereka punya hak dan kewajiban. Haknya ada, tetapi kewajibannya pun banyak. Mereka tidak boleh mencemari lingkungan dan setelah selesai harus dilakukan pemulihan lingkungan, ” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasubsi Intelijen Kejari Tapsel Sori Tua, menekankan pentingnya masyarakat memahami ketentuan hukum terkait aktivitas pertambangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan, fungsi intelijen kejaksaan dalam sosialisasi tersebut lebih mengedepankan upaya pencegahan dan deteksi dini agar masyarakat memahami konsekuensi hukum dari kegiatan pertambangan tanpa izin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menjelaskan, sertifikat tanah pada dasarnya memberikan hak atas permukaan tanah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara sumber daya mineral yang berada di dalam bumi berada dalam penguasaan negara dan pemanfaatannya harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, ketentuan pertambangan mengatur sanksi terhadap aktivitas penambangan tanpa izin maupun kegiatan yang berkaitan dengan hasil tambang ilegal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak yang melakukan penambangan tanpa izin, mengangkut, menampung, membeli maupun menjual hasil pertambangan ilegal dapat menghadapi konsekuensi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat juga diajak berperan dalam mencegah aktivitas pertambangan ilegal dengan melaporkan kegiatan mencurigakan kepada aparat atau instansi yang berwenang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Pada pokoknya yang berkaitan atau berhubungan dengan tambang ilegal harus memahami konsekuensi hukumnya, ” tegasnya.(Wan)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.wartalive.co.id/warga-bergantung-pada-tambang-gus-irawan-siapkan-solusi/">Warga Bergantung pada Tambang, Gus Irawan Siapkan Solusi</a> appeared first on <a href="https://www.wartalive.co.id">Wartalive.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seribu Kandang, Jalan Baru Peternak Tapsel</title>
		<link>https://www.wartalive.co.id/seribu-kandang-jalan-baru-peternak-tapsel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[wartalive]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 18:43:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tapanuli Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas peternak ayam sipirok]]></category>
		<category><![CDATA[PEMKAB TAPSEL]]></category>
		<category><![CDATA[peternakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.wartalive.co.id/?p=67090</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wartalive.co.id &#8211; Setelah mendorong pengembangan program seribu kolam ikan, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu kini menggagas Gerakan Seribu Kandang Ayam Petelur. Gagasan tersebut disampaikan Gus Irawan saat menerima audiensi Komunitas Peternak Ayam Petelur Sipirok &#8211; Angkola Timur di Ruang Rapat Bupati Tapsel, Sipirok, Rabu (19/8/2026). Gerakan seribu kandang ayam petelur diarahkan tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.wartalive.co.id/seribu-kandang-jalan-baru-peternak-tapsel/">Seribu Kandang, Jalan Baru Peternak Tapsel</a> appeared first on <a href="https://www.wartalive.co.id">Wartalive.co.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Wartalive.co.id &#8211; Setelah mendorong pengembangan program seribu kolam ikan, Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu kini menggagas Gerakan Seribu Kandang Ayam Petelur.</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Gagasan tersebut disampaikan Gus Irawan saat menerima audiensi Komunitas Peternak Ayam Petelur Sipirok &#8211; Angkola Timur di Ruang Rapat Bupati Tapsel, Sipirok, Rabu (19/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gerakan seribu kandang ayam petelur diarahkan tidak sekadar untuk menambah populasi ternak., tapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel ingin membangun ekosistem peternakan yang terhubung dengan produksi pakan, pembiayaan, pendampingan teknis hingga kepastian pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Ini bagus. Kita buat Gerakan Budidaya Ayam Petelur Seribu Kandang. Ini bisa menjadi kolaborasi Pemkab Tapsel, dengan komunitas peternak ayam petelur Tapsel, ” kata Gus Irawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baca Juga : <a href="https://www.wartalive.co.id/1-700-km-satu-pesan-selamatkan-orangutan-tapanuli/">1.700 Km, Satu Pesan : Selamatkan Orangutan Tapanuli</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bupati, kebutuhan telur di Tapsel cukup besar. Terlebih, sejumlah program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan pasokan pangan bergizi secara berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang bagi peternak lokal untuk meningkatkan produksi sekaligus mengambil peran lebih besar dalam memenuhi kebutuhan telur masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Gus Irawan mengingatkan peningkatan populasi ayam harus dibarengi dengan peningkatan produktivitas dan kepastian pasar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati menilai angka produktivitas ayam petelur yang rata-rata masih sekitar 80 persen masih dapat ditingkatkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, ia meminta Dinas Pertanian menyusun roadmap pengembangan ayam petelur, termasuk peningkatan kualitas pakan, manajemen peternakan, penggunaan teknologi serta penguatan layanan kesehatan hewan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Dinas Pertanian manfaatkan semua potensi yang ada untuk mendongkrak produktivitas komunitas. Jangan berhenti di pertemuan ini, tetapi harus ada aksi berikutnya dan kalau ada ahli di mana, mungkin kita datangkan. Yang penting bagaimana produktivitas peternak kita meningkat, ” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Gus Irawan, persoalan peternakan tidak selesai ketika ayam mampu menghasilkan telur. Produk yang dihasilkan harus memiliki pasar yang jelas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia meminta Dinas Perdagangan ikut membuka akses pasar bagi telur produksi peternak Tapsel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga mendorong agar telur lokal dapat masuk dalam rantai pasok program pemerintah sepanjang memenuhi persyaratan kualitas dan mekanisme pengadaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Sering kali masyarakat sudah dilatih dan mampu memproduksi, tetapi gagal karena tidak mampu menembus pasar. Maka pasarnya harus dijamin, &#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komunitas peternak juga diminta memahami mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah, termasuk penggunaan platform pengadaan elektronik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8221; Dinas Perdagangan dan UKPBJ diminta memberikan pendampingan agar peternak mampu mengikuti proses tersebut sesuai aturan, &#8221; katanya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati menegaskan gagasan seribu kandang ayam juga hendak dihubungkan dengan program Gerakan Sepuluh Ribu Hektare Jagung yang dikembangkan Pemkab Tapsel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Irawan melihat jagung produksi petani lokal berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok bahan baku pakan ayam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pola tersebut, petani jagung memiliki pasar, sementara peternak memperoleh bahan baku pakan yang lebih dekat dan berpotensi menekan biaya produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Makanya saya selalu bicara ekosistem. Teman-teman yang kita bina dalam budidaya jagung nanti bisa kontrak farming dengan kawan-kawan peternak ayam, ” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga meminta limbah kotoran ayam atau kohe tidak dibiarkan menjadi persoalan lingkungan. Limbah tersebut didorong untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi, salah satunya pupuk organik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi pembiayaan, Bupati menyatakan akan mengomunikasikan kebutuhan peternak dengan Bank Sumut, termasuk peluang pembiayaan untuk penambahan populasi ayam dan pembangunan kandang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Agar gerakan tersebut tidak berhenti sebagai gagasan, Gus Irawan meminta komunitas memperkuat organisasi dan melakukan pendataan seluruh peternak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data yang diperlukan meliputi identitas peternak, lokasi kandang, jumlah populasi ayam serta kapasitas produksi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan dan menentukan bentuk pembinaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan konsep itu, setelah gerakan seribu kolam ikan, Gus Irawan kini mulai mendorong seribu kandang ayam petelur sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Tapsel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ Perkuat pendataan dan besarkan organisasinya. Nanti Dinas Pertanian membuat roadmap dan turun ke lapangan untuk melakukan pembinaan, ” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komunitas Peternak Ayam Petelur Sipirok &#8211; Angkola Timur menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi peternak lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mulai dari keterbatasan akses pasar, masuknya telur dari luar daerah, kebutuhan penambahan populasi, ketersediaan pakan, pengelolaan limbah hingga pendampingan teknis dan kesehatan hewan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lihat Juga : <a href="https://www.wartalive.co.id/hut-ke-78-polwan-polres-padangsidimpuan-gelar-gaspol/">HUT Ke-78, Polwan Polres Padangsidimpuan Gelar GASPOL</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Komunitas yang berdiri berdasarkan Akta Pendirian Nomor 09 tanggal 10 Juni 2026 itu kini beranggotakan sekitar 25 peternak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Populasi ayam yang mereka kelola tercatat sekitar 25.000 hingga 32.000 ekor dengan produksi sekitar 4.000 butir telur per hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komunitas Peternak Ayam Petelur Sipirok &#8211; Angkola Timur menyatakan siap mendukung Gerakan Seribu Kandang dan meningkatkan populasi ayam secara bertahap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8221; Jika program ini berjalan sesuai gagasan Bupati, seribu kandang tidak hanya dihitung dari jumlah bangunan kandang. Lebih jauh, gerakan tersebut diharapkan menjadi bagian dari mata rantai ekonomi daerah, dari petani jagung, peternak ayam, produksi telur, hingga pasar yang menyerapnya, &#8221; kata mereka.(Wan)</p>
<p>The post <a href="https://www.wartalive.co.id/seribu-kandang-jalan-baru-peternak-tapsel/">Seribu Kandang, Jalan Baru Peternak Tapsel</a> appeared first on <a href="https://www.wartalive.co.id">Wartalive.co.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 64/84 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Lazy Loading (feed)
Database Caching 5/13 queries in 0.022 seconds using Redis

Served from: www.wartalive.co.id @ 2026-10-13 09:05:06 by W3 Total Cache
-->