Tuesday, October 13, 2026

127 Calhaj Tapsel Dilepas, Tiga Orang Tertunda Karena Sakit

Baca Juga

Wartalive.co.id – Tiga orang calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci akibat kondisi kesehatan yang belum memadai. Ketiganya dipastikan tidak ikut dalam rombongan pemberangkatan kloter 5 yang dilepas dari Asrama Haji Medan, Minggu (26/4/2026) malam.

Hadir dalam pelepasan Calhaj Tapsel tersebut, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Sofyan Adil, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tapsel Firmansyah Pasaribu dan keluarga para Calhaj.

- Advertisement -

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu dalam sambutannya menyampaikan, malam ini kita melepas 127 calon jamaah haji asal Tapsel yang tergabung dalam kloter 5.

Kami mendoakan seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah, serta kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur.

Terkait tiga jamaah yang tertunda keberangkatannya, kami sangat memahami bahwa kesehatan adalah hal utama. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dan memantau kondisi mereka, agar dapat diberangkatkan pada kesempatan berikutnya ketika sudah dinyatakan layak secara medis.

“ Kami juga mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan saling menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci, ” pesan Gus Irawan

Baca Juga : Kebakaran di Kebun Hapesong PTPN IV Batangtoru, Gudang Arsip Polybun Hangus

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tapsel Firmansyah Pasaribu, menyampaikan dari total awal 130 calhaj, hanya 127 orang yang diberangkatkan.

“ Awalnya Calhaj kita sebanyak 130 orang. Namun karena tiga orang tunda berangkat, yang kita berangkatkan menjadi 127 jamaah, terdiri dari 38 laki-laki dan 89 perempuan, ” ujar Firmansyah di sela prosesi pemberangkatan.

Ia menjelaskan, tiga Calhaj yang tertunda merupakan jamaah lanjut usia (lansia), yakni Basro Nasution (77), warga Desa Sipange, Kecamatan Sayur Matinggi, Abdul Hasyim (80), warga Situmba, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, serta istrinya, Nur Hasanah Gultom (62).

“ Untuk Basro Nasution dan Abdul Hasyim, penundaan karena faktor kesehatan. Sementara Nur Hasanah Gultom ikut menunda karena mendampingi suaminya yang sakit, ” jelasnya.

Nsmun begitu pihak Kantor Kementrian Haji dan Umroh Tapsel memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi ketiganya.

“ Jika kondisi kesehatan sudah memungkinkan, mereka akan segera diberangkatkan pada kesempatan berikutnya, ” tambah Firmansyah.

Sementara itu, sebanyak 127 Calhaj asal Tapsel bersama jamaah dari Kota Medan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5 resmi diberangkatkan menuju Bandara Internasional Kualanamu untuk selanjutnya bertolak ke Madinah.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan pataka Merah Putih oleh Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, kepada Ketua Kloter sebagai simbol keberangkatan jamaah.

Baca Juga : Kapolsek Padang Bolak Tinjau Langsung Dampak Banjir yang Rusakkan Jembatan Gantung

Pemberangkatan berlangsung lancar dengan harapan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, sehat.dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Adapun petugas yang menyertai kloter ini antara lain Ketua Kloter Rahmadsyah Harahap, Pembimbing Ibadah Anwar Budi Nasution, Dokter Rusydy Saleh Siregar, Paramedis Listianti Siregar, serta Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Erry Zulkifli Siregar dan Nikmat Fauzi Lubis, serta pembimbing Ibadah Haji KBIHU, Hamdan Syukri Siregar.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya