Monday, October 12, 2026

324 Hunian Disiapkan, Menteri PKP Tinjau Lokasi Relokasi Warga Senen

Baca Juga

Wartalive.co.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan hunian relokasi bagi warga bantaran rel di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (03/04/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan komitmen pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal yang lebih manusiawi bagi warga yang selama ini tinggal di area berisiko tinggi.

Dalam kunjungan tersebut, Maruarar didampingi oleh Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN, Dony Oskaria. Kehadiran kedua tokoh ini menegaskan bahwa proyek strategis tersebut merupakan prioritas nasional yang memerlukan pengawasan ketat agar percepatan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan tanpa mengurangi kualitas bangunan.

- Advertisement -

Laju pengerjaan di lapangan menunjukkan progres yang sangat signifikan dan responsif. Hanya berselang sehari setelah rapat koordinasi tingkat menteri digelar, proses fisik di lokasi langsung dimulai. Saat ini, tahap pembersihan lahan (clearing) tengah berlangsung secara intensif dengan melibatkan tim teknis yang bekerja penuh waktu.

Baca Juga : Bobby Nasution Buka Suara, Kewajiban Donasi Daerah Dinilai Terlalu Berat

Berdasarkan rencana matang yang telah disiapkan, proyek ini akan menghadirkan sebanyak 324 unit hunian. Tak sekadar membangun gedung, pemerintah juga menitikberatkan pada aspek psikososial penghuninya dengan menyediakan ruang terbuka hijau dan area bermain anak. Hal ini bertujuan agar lingkungan baru tersebut menjadi tempat yang nyaman dan layak bagi tumbuh kembang keluarga.

Keberhasilan proyek ini diklaim sebagai buah manis dari kolaborasi lintas sektor yang solid. Pembangunan ini memanfaatkan lahan milik Angkasa Pura, sementara proses konstruksinya didukung penuh oleh perusahaan-perusahaan BUMN di bidang infrastruktur. Di sisi lain, Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta berperan krusial dalam memberikan percepatan izin prinsip dan administratif.

Menteri Maruarar Sirait menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia menyampaikan bahwa proyek relokasi ini merupakan arahan langsung dari Presiden untuk memastikan rakyat kecil mendapatkan hak atas hunian yang aman. Negara ingin memastikan tidak ada lagi warga yang terabaikan di kawasan kumuh yang membahayakan nyawa.

Lihat Juga : Parkir Liar di Simpang Tasbih Tak Terkendali, Jalan Setia Budi Kembali Macet

Sebagai penutup, Maruarar kembali mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ritme kerja sama yang telah terbentuk. “Saya meminta semuanya berkolaborasi, karena ini arahan langsung dari Pak Presiden. Saya berharap negara hadir, BUMN hadir, dan Pemda DKI terus mendukung perizinannya agar pembangunan ini bisa selesai tepat waktu,” pungkasnya dengan optimis.(febrian)

Sumber: tvrinasional

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya