Medan-SMA Negeri 1 (SMAN) Medan mengadakan Pesantren Kilat Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Membangun Karakter Yang Berakhlak Mulia Menuju Insan Taqwa di bulan suci Ramadan 1445 H
Adapun tema kegiatan tersebut adalah ‘Bangunlah Jiwa dan Raganya’ bekerjasama dan didukung SMANSA Medan Muslim Comunity (SMMC) para alumni.
Pesantren Kilat Ramadan berlangsung mulai 14 sampai 16 Maret 2024 diikuti 300 siswa-siswi kelas 10 berlangsung khidmat dan sederhana namun bernilai religius. Pembukaan acara diisi tausyiah Tartib Ramadan oleh Ustadz Latif Khan S.Ag
Baca Juga : 2 Hari Ops Keselamatan, Polda Sumut Tilang 520 kendaraan
Kepala SMAN 1 Medan Elfi Sahara SPd, MSi dalam sambutannya di pembukaan acara, Kamis sore (14/3/2024) mengatakan, PKR ini memiliki nilai keislaman dan menjadikan perilaku Nabi Muhammad SAW yang baik kepada seluruh peserta didik.
Lanjut Elfi, PKR SMAN 1 Medan berdiri sejak 1982 secara rutin setiap tahunnya dilaksanakan hingga sekarang. “Kepada anak didik bisa menjadi insan yang kuat dan bertaqwa, senantiasa mengamalkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dan kepada instruktur agar menjadi pembina yang baik bagi para siswa-siswi,” harapnya.
Kedepan, SMAN 1 Medan terus mempersiapkan lulusan inpersonality yang menguasai informasi teknologi (IT) sesuai zamannya. “Kita berpikir di masa depan yang dibekali penguatan profil pelajar Pancasila,” ujarnya.
Sedangkan Kadis Pendidikan Provsu diwakili Kabid Pembinaan SMA M Basir Hasibuan MPd mengatakan, PKR ini merupakan kurikulum tidak terstruktur tapi melahirkan tokoh berkualitas dan manusia terrbaik karena mempunyai pola pikir (mindset).
Lihat Juga : Ramadhan Fair XVIII Dimeriahkan Ikke Nurjanah, Opick, dan Gigi
Sementara itu Ketua Panitia PKR Audrey Zahran Nasution mengatakan, kegiatan PKR selama tiga hari peserta Pesantren Kilat Ramadan akan mendengarkan paparan dari pemateri dan instruktur 1 dan 2 berjudul Penggunaan Gadget Yang Sehat oleh Prof Ridha Dharmajaya dan Indri Kemala Nasution M.Psi.
Materi 3 berjudul Kepribadian Remaja oleh Lutfi Satria ST. Materi 4 berjudul Disiplin Kunci Kesuksesan oleh Syawal Ritonga SPd. Materi 5 berjudul Muhasabah oleh Muhammad Khairil. Materi 6 berjudul Profil Pribadi Pemuda Islam oleh Syahrul Qumaro.
Tausyiah Tartib Ramadan oleh Ustadz Latif Khan mengupas tentang potensi umat islam yang menjadi kekuatan besar adalah keyakinan kepada Allah Swt.
“Bukan tak mungkin (impossible) suatu saat ini menjadi Presiden RI dari lulusan SMAN 1. Buktinya mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama kelahiran Indonesia. Walaupun berkulit hitam tapi cita-citanya terwujud menjadi kepala negara,” ujarnya.
Pembukaan PKR diakhiri dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa-siswi, foto dan doa serta berbuka puasa bersama dan salat Maghrib berjamaah. (IS)
Editor : Indra Sikoembang

