wartalive.co.id – Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H, melaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MOA), dan Implementation of Agreement (IA) antara Polres Padangsidimpuan dan Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS). Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemberian kuliah umum bertema wawasan kebangsaan di Aula UMTS, Jl. Sutan Mhd. Arif, Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Selasa (8/10/2024).
Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, antara lain Rektor UMTS, Muhammad Darwis, M.Pd, dan para wakil rektor serta dekan fakultas. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan doa.
Rektor UMTS, Muhammad Darwis, M.Pd, menyampaikan pentingnya kerjasama ini dalam menguatkan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan. Setelah penandatanganan MoU, Kapolres Padangsidimpuan memberikan kuliah umum yang berfokus pada wawasan kebangsaan.
Baca Juga : Menhan Prabowo Beri Pandangan di Acara BNI Investor Daily Summit 2024
Dalam kuliah umumnya, AKBP Wira Prayatna menjelaskan beberapa poin penting, antara lain:
1. Pentingnya Hidup Bersama: Wawasan kebangsaan sebagai landasan hidup bersama berdasarkan persamaan status dan hak.
2. Aspek Kultural dan Sosial: Wawasan kebangsaan tidak terpisahkan dari aspek kultural serta pola kehidupan ekonomi, sosial, dan politik.
3. Empat Pilar Kebangsaan: Mempertegas pentingnya Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai pilar utama kebangsaan.
4. Ancaman terhadap NKRI: Penjelasan mengenai ancaman militer dan non-militer, serta himbauan untuk menjauhi kejahatan siber dan narkoba.
Lihat Juga : PWI Sumut Apresiasi Polres Labuhanbatu Berhasil Ungkap Pembakaran Rumah Wartawan
Kapolres juga mengingatkan mahasiswa tentang pentingnya memahami rasa, paham, dan semangat kebangsaan. Ia menekankan bahwa wawasan kebangsaan adalah kunci untuk menjaga keutuhan NKRI dan menghindari segala bentuk kejahatan yang mengancam bangsa.
Kegiatan ditutup dengan situasi aman dan baik pada pukul 12.00 WIB, menandakan keberhasilan acara ini dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya wawasan kebangsaan.(TP)
Editor : Indra Sikoembang

