Wartalive.co.id – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyambut baik instruksi Mabes Polri kepada seluruh jajaran untuk melindungi wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif untuk memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan insan pers, serta mencegah terulangnya kekerasan terhadap jurnalis.
Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, mengapresiasi pernyataan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Menurut Teguh, meskipun kondisi di lapangan seringkali tegang, saling menghargai peran masing-masing dapat menghindari insiden kekerasan.
Baca Juga : Stabilkan Harga, Pasar Murah Serentak di 33 Kabupaten/Kota Sumut Digelar
“Kami menyambut baik permintaan Brigjen Trunoyudo agar aparat kepolisian ikut melindungi wartawan yang sedang meliput,” ujar Teguh di Semarang, Rabu (27/8/2025).
Lebih lanjut, Teguh menekankan pentingnya memberikan pembekalan kepada anggota kepolisian mengenai peran pers dalam sistem demokrasi dan pembangunan. Hal ini dianggap sebagai upaya preventif agar insiden kekerasan terhadap wartawan tidak terjadi lagi.
Brigjen Pol Trunoyudo sendiri menegaskan bahwa media adalah mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi dan literasi kepada masyarakat. Ia menekankan peran besar pers dalam meliput kinerja Polri secara profesional, termasuk program keamanan dan pelayanan publik. (Saiful)

