Tuesday, October 13, 2026

Sertifikat Elektronik, Solusi Cepat dan Aman Urus Kredit

Baca Juga

Wartalive.co.id – Upaya digitalisasi layanan pertanahan yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui penerapan Sertipikat Elektronik dan aplikasi Sentuh Tanahku dinilai mampu membuka akses permodalan yang lebih luas bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Dadang Ramadhan Putranto, SEVP Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, saat menghadiri Livin Festival di PIK 2, Banten, Kamis (23/10/2025).

- Advertisement -

Menurut Dadang, dengan sistem pertanahan yang kini terintegrasi secara digital, proses verifikasi sertipikat menjadi lebih cepat, aman, dan transparan, sehingga mempermudah masyarakat dalam memperoleh pembiayaan dari sektor Perbankan.

” Dari sisi Perbankan, ini sangat mempermudah verifikasi karena kami sangat bergantung pada sertipikat tanah sebagai jaminan pinjaman. Kalau bentuknya sudah elektronik, bank dengan mudah bisa memastikan bahwa dokumen itu asli tanpa harus datang langsung ke Kantor Pertanahan, ā€ ujar Dadang.

Dijelaskannya, Sertifikat Elektronik tidak hanya mempercepat proses verifikasi, tetapi juga meningkatkan keamanan bagi pemilik tanah. Dokumen kepemilikan kini tersimpan dalam sistem pertanahan nasional yang terlindungi dari risiko kehilangan akibat kebakaran, rayap, atau kerusakan fisik lainnya.

Langkah digitalisasi Pertanahan ini diharapkan dapat mempercepat proses pengajuan kredit berbasis agunan tanah, memperkuat kepastian hukum kepemilikan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kemudahan akses permodalan bagi masyarakat.

” Sertifikat Elektronik ini salah satu terobosan dari BPN yang bisa mempermudah pemegang sertipikat. Banyak keuntungannya, misalnya dalam proses jual beli atau verifikasi jadi lebih mudah. Dari sisi keamanan juga lebih terjamin karena tidak disimpan secara fisik, ā€ lanjutnya.

Sertifikat Elektronik tersebut terintegrasi langsung dengan aplikasi Sentuh Tanahku, yang memungkinkan masyarakat untuk memeriksa status bidang tanah, melihat lokasi melalui peta digital, hingga memverifikasi keaslian sertifikat dengan memindai QR Code.

” Dengan adanya sistem digital ini, proses administrasi pertanahan menjadi lebih efisien, sekaligus memperkuat kepercayaan lembaga pembiayaan terhadap data yang dimiliki masyarakat, ” katanya.

Dadang menilai, transformasi digital yang dilakukan Kementerian ATR/BPN merupakan langkah strategis dalam mendukung inklusi keuangan nasional.

” Saya sangat terkesan dengan apa yang ditampilkan oleh BPN di acara Livin Festival 2025. Ini langkah maju yang nyata dan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia Perbankan, ā€ pungkasnya.(Wan/LB)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya