Tuesday, October 13, 2026

Pemerintah Tegas Tertibkan Tambang Nikel Ilegal di Morowali

Baca Juga

Wartalive.co.id – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau lokasi penertiban kawasan hutan di Desa Laroenai, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (4/11/2025).

Penertiban oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) ini berhasil mengamankan lahan seluas 62,5 hektare yang sebelumnya digunakan untuk penambangan nikel ilegal.

- Advertisement -

Kunjungan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum dan melestarikan sumber daya alam di wilayah nasional.

Baca Juga : RS Tak Berkutik Saat Digeledah, 30 Bungkus Ganja Ditemukan di Tubuhnya

Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam mengatur dan menertibkan seluruh aktivitas pemanfaatan sumber daya alam.

“Negara harus hadir di dalam menertibkan semua sumber daya alam yang ada di wilayah nasional kita. Termasuk infrastruktur yang dipergunakan di kawasan ini harus dilengkapi dengan pranata-pranata aparat yang ada di dalamnya. Harus ada imigrasi, bea cukai, dan pejabat pengamanan kamtibmas agar jangan terjadi hal-hal yang pernah terjadi di masa lalu,” ujar Sjafrie.

Ia menambahkan, penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap aktivitas ilegal, namun pemerintah juga akan mendukung kegiatan yang sah dan produktif.

“Yang legal kita dorong supaya tetap berproduksi. Kemudian yang ilegal ini, negara akan menegakkan ketentuan yang berlaku. Kita tidak melihat latar belakang, tapi kepentingan nasional harus kita tegakkan dan selamatkan,” tegasnya.

Menhan juga menyebut langkah ini sebagai upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran di masa depan.

Lihat Juga : 183 Ribu Siswa Ikuti TKA, Bobby Pastikan Berjalan Sukses

“Ini adalah upaya preventif yang kita lakukan dan secara nasional kita akan melakukan penyekatan dari wilayah perairan kita yang mungkin berpotensi penyimpangan atau penyelundupan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, TNI berperan aktif melalui Satgas PKH untuk menjaga sumber daya alam. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bertindak sebagai Wakil Ketua II Pengarah Satgas PKH yang mengawasi koordinasi lintas instansi. Sementara Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua I Pelaksana memastikan operasi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sumber : Badaruddin Puspen TNI

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya