Tuesday, October 13, 2026

Pemkab Tapsel Mulai Bangun Rumah untuk Warga Kurang Mampu

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program bedah rumah.

Sebanyak 50 unit rumah tidak layak huni diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu kepada warga penerima manfaat di dua Kecamatan, yakni Marancar dan Sipirok, melalui peletakan batu pertama bedah rumah di Desa Tanjung Dolok Kecamatan Marancar Kabupaten Tapsel, Rabu (5/11/2025).

- Advertisement -

Dalam penyerahan bantuan tersebut, Bupati H Gus Irawan dihadiri anggota DPRD Tapsel Rocky AP Gultom, sejumlah pejabat terkait diantaranya Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Tapsel Martua Raja Sulaiman Harahap, Camat Marancar, Camat Sipirok, tokoh masyarakat dan warga penerina manfaat.

Baca Juga : Bea Cukai Sibolga Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar

Dalam sambutannya, Bupati H Gus Irawan mengatakan, program bedah rumah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tapsel dalam mengentaskan kemiskinan serta mewujudkan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“ Alhamdulillah, hari ini kita menyalurkan bantuan bedah rumah sebanyak 50 unit kepada masyarakat di 5 Desa di dua Kecamatan yakni Kecamatan Marancar dan Kecamatan Sipirok. Ini merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah daerah untuk meningkatkan taraf hidup warga, terutama dalam hal tempat tinggal yang layak, ” ujar Gus Irawan

Bupati juga menegaskan, program ini tidak hanya menyentuh aspek fisik bangunan, tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas hidup dan kesehatan keluarga penerima manfaat.

“ Kita berharap rumah yang telah dibedah ini dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman dan sehat, sehingga keluarga bisa lebih produktif dan bahagia, ” tambahnya.

Bupati juga menyinggung tentang kebijakan pemerintah pusat terkait kondisi fiskal Kabupaten Tapsel Tahun 2025 bahwa ada pemotongan tranfer pusat ke daerah sebesar Rp. 113,5 miliar.

” Tahun depan dipotong lagi sebesar Rp.254 miliar. Tapi yah..sudahlah saya ikhlas membangun. Semoga Program BSPS ini terus berlanjut. Memang tahun ini dua Kecamatan. Sebetulnya program dari Propinsipun ada juga ini, tapi untuk Kecamatan lain sebanyak 40 unit khusus di daerah bencana di Kecamatan Sayur Matinggi, ” katanya

Namun katanya, untuk stimulan bergeraknya ekonomi di daerah, Gus Irawan sangat optimis mampu menggerakkannya dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang ditaksir akan terdapat perputaran uang hingga Rp 400 miliar selama setahun.

” Tahun depan dari pusat kita dipotong Rp 254 miliar. Tapi sesungguhnya dari APBN akan mendarat di bumi Tapsel untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) saja sudah lebih Rp 400 miliar, ” ujar Gus Irawan.

Tak hanya soal anggaran, Gus Irawan juga menyampaikan tujuan Makan Bergizi Gratis yang merupakan program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto.

” Makan Bergizi Gratis ini ditujukan kepada anak-anak kita, dan juga ada kepada ibu hamil. Ini bertujuan untuk mencukupi gizi anak-anak kita, juga ibu hamil untuk mengurangi angka stunting, ” sebutnya.

Kemudian, Gus Irawan juga tak lupa menyampaikan perkembangan program nasional lainnya yang ada di Tapsel, yakni Sekolah Rakyat dan mungkin kita satu-satunya Kabupaten di Sumut yang mendapat Sekolah Rakyat.

” Siswanya sudah ada 100 orang terdiri dari 50 tingkatan SD dan 50 SMP. Mereka ini diasramakan dan anggarannya dari pusat, ” terang Gus Irawan.

Lihat Juga : Kantah Labuhanbatu Tegaskan Komitmen GEBRAKAN KAFAH Lewat Penyerahan Sertifikat Wakaf

Sedangkan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Daerah, Martua Raja Sulaiman Harahap menambahkan, penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Tapsel terdapat di lima desa dari dua Kecamatan.

Untuk diketahui, BSPS adalah program pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah, memperbaiki atau membangun rumah tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni. 

Bantuan ini diberikan dalam bentuk bahan bangunan dan upah tukang, bukan uang tunai, yang digunakan secara swadaya oleh masyarakat melalui sistem gotong royong. (Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya