Tuesday, October 13, 2026

UIN Syahada Galang Donasi untuk Bencana Tabagsel

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh akibat siklon tropis Senyar terus menyisakan duka.

Di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), ribuan warga terdampak masih menghadapi situasi sulit, mulai dari kerusakan rumah, fasilitas umum, hingga keterbatasan kebutuhan dasar di lokasi pengungsian.

- Advertisement -

Derasnya arus air dan material longsor merusak permukiman, jalan, jembatan, serta sejumlah sarana vital. Selain korban jiwa, banyak warga terpaksa mengungsi dan memerlukan bantuan mendesak berupa makanan, air bersih, obat-obatan, hingga pakaian harian. Tim SAR dan relawan terus bergerak, namun beberapa akses masih terhambat akibat kerusakan jalan.

Baca Juga : HUT KORPRI ke-54, Kantah Labuhanbatu Teguhkan Komitmen ASN

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan tridharma perguruan tinggi, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan mengambil langkah cepat dalam aksi kemanusiaan.

Sivitas akademika kampus, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan hingga alumni, digerakkan untuk mengumpulkan bantuan bagi warga terdampak bencana.

Gerakan ini terkoordinasi melalui Tim Pengumpul Bantuan Peduli Bencana UIN Syahada, yang menghimpun beragam bentuk bantuan mulai dari uang tunai, pakaian layak pakai, perlengkapan ibadah, lampu darurat, hingga sembako.

Pada Rabu (26/11), mahasiswa Ma’had Al-Jami’ah menjadi kelompok pertama yang menginisiasi pengumpulan donasi. Respons luar biasa ditunjukkan mahasiswa yang berhasil menghimpun bantuan dalam waktu singkat.

Sehari setelahnya, Kamis (27/11), bantuan tahap awal langsung disalurkan ke Desa Hutagodang dan Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, dua wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

Memasuki Kamis dan Jumat (27–28/11), UIN Syahada resmi membuka Posko Penggalangan Bantuan Peduli Bencana. Posko ini menjadi pusat koordinasi seluruh donasi dari civitas akademika maupun masyarakat umum. Bantuan yang masuk terus mengalir, baik berupa dana, pakaian, perlengkapan ibadah, hingga kebutuhan harian lainnya.

Puncak penyaluran dilakukan pada Sabtu (29/11), dipimpin langsung Koordinator Tim Distribusi Bantuan, Dr. Putra Halomoan Hasibuan, MH, bersama tim yang terdiri dari dosen, staf, serta alumni.

Mereka memastikan seluruh bantuan diterima warga yang paling membutuhkan, terutama di titik-titik yang mengalami kerusakan terparah.

Aksi kemanusiaan UIN Syahada menjadi bukti bahwa solidaritas dan kepedulian sosial tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana, sekaligus memberi harapan bagi warga Tabagsel yang sedang berjuang bangkit dari musibah.

“ Seluruh bantuan yang dihimpun sudah kami salurkan langsung kepada warga terdampak di Desa Garoga dan Desa Hutagodang. Kami memastikan setiap bantuan tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan, ” ujar Dr. Putra, Senin (1/12/2025)

Lihat Juga : Polres Padangsidimpuan dan SPBU Perketat Distribusi BBM, Pembelian Dibatasi

Atas nama pimpinan kampus, Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Anhar, MA menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika dan alumni atas kepedulian serta aksi nyata dalam membantu masyarakat.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari identitas UIN Syahada sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam menjawab persoalan kemanusiaan.

“ Gerakan seperti ini adalah cerminan jati diri kampus. Kita bukan hanya institusi akademik, tetapi juga bagian dari masyarakat yang siap berbagi dan membantu saat dibutuhkan, ” kata Dr Anhar. (Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya