Sunday, October 11, 2026

Libur Tahun Baru, Kemacetan Jalan Setiabudi Medan Menghilang

Baca Juga

Wartalive.co.id – Memasuki hari kedua di tahun 2026, pemandangan berbeda terlihat di salah satu ruas jalan tersibuk di Kota Medan, yakni Jalan Setiabudi. Jika biasanya kawasan ini identik dengan kemacetan panjang dan hiruk-pikuk kendaraan bermotor, pada Jumat (02/01/2025) pagi hingga siang hari, arus lalu lintas terpantau jauh lebih lancar dan cenderung sepi dari aktivitas biasanya.

Kondisi ini merupakan dampak langsung dari momen libur tahun baru, di mana sebagian besar warga Kota Medan memilih untuk menghabiskan waktu di luar kota. Banyak keluarga yang memanfaatkan cuti bersama dan libur sekolah untuk berwisata ke daerah pegunungan seperti Berastagi atau menyeberang ke Pulau Samosir, sehingga volume kendaraan pribadi yang melintasi jalur protokol ini menurun drastis.

- Advertisement -

Selain faktor warga yang berlibur ke luar daerah, status Jalan Setiabudi sebagai kawasan hunian mahasiswa juga menjadi faktor utama sepinya jalanan. Sebagaimana diketahui, mayoritas mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di sekitar wilayah ini, seperti Universitas Sumatera Utara (USU), masih menikmati masa libur semester.

Baca Juga : Presiden Prabowo Siapkan Rp60 Triliun untuk Penanganan Bencana Sumatra

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa ribuan rumah kos dan asrama mahasiswa yang berderet di sepanjang gang dan jalan kecil di kawasan Setiabudi tampak tertutup rapat. Para mahasiswa yang didominasi oleh perantau dari luar daerah telah pulang ke kampung halaman masing-masing sejak pertengahan Desember lalu, yang secara otomatis mengurangi mobilitas manusia di area tersebut.

Dampak dari sepinya aktivitas ini sangat dirasakan oleh para pelaku usaha mikro di sepanjang jalan. Warung makan,dan jasa fotokopi yang biasanya dipadati mahasiswa kini terlihat lengang. Beberapa pedagang bahkan memilih untuk menutup sementara usahanya atau memangkas jam operasional karena jumlah pelanggan yang menurun.

“Sedikit sepi sekarang, tapi syukur ada saja yang beli makan, mahasiswa yang tidak balik kampung dan pekerja yang sudah masuk” ujar Bu Dewi selaku penjual nasi disekitar.

Meski demikian, kondisi jalan yang sepi ini membawa sisi positif bagi para pengendara yang masih beraktivitas di dalam kota. Waktu tempuh dari arah Simpang Selayang menuju Simpang Kampus USU yang biasanya memakan waktu hingga 20 menit akibat kepadatan, kini dapat ditempuh hanya dalam waktu kurang dari 10 menit tanpa hambatan berarti.

Lihat Juga : Awal 2026, Harga Cabai di Padangsidimpuan Tembus Rp65 Ribu per Kilogram

“biasanya macet di setiabudi ini, tapi sekarang gak terlalu padat, karena masi tahun baru, masih liburan masyarakatnya” ungkap Afran salah satu driver online sekitar.

Diperkirakan, denyut nadi aktivitas di Jalan Setiabudi akan kembali normal pada pertengahan Januari mendatang. Seiring dengan dimulainya jadwal perkuliahan semester baru dan kembalinya para pemudik dari luar kota, kawasan ini diprediksi akan kembali padat oleh rutinitas harian masyarakat Medan dan dinamika kehidupan mahasiswa.(Febrian)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya