Wartalive.co.id — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), sejak Selasa (14/4) malam mengakibatkan terjadinya tanah longsor yang menutup badan jalan menuju Desa Ampung Julu, (15/4/2026)
Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, menutup akses vital masyarakat yang biasa digunakan menuju Pasar Tarlola dan fasilitas pendidikan. Akibatnya, arus lalu lintas sempat terputus total.
Warga setempat langsung bergerak cepat melakukan pembersihan material longsor secara gotong royong. Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Batang Natal bersama unsur TNI, pemerintah desa, serta masyarakat.
Baca Juga : Pengawasan Diperketat, Satpol PP Sisir Pondok Bermasalah
“Kami gotong royong membersihkan jalan dipimpin langsung Camat Batang Natal, Danramil, Kepala Desa, dan seluruh elemen masyarakat. Alhamdulillah, Rabu pagi (15/4) sekitar pukul 07.30 WIB, kendaraan roda dua sudah bisa melintas,” ujar Nasution, warga setempat.
Meski demikian, hingga sore hari akses untuk kendaraan roda empat masih belum dapat dilalui. Hal ini disebabkan material longsor berupa batu berukuran besar yang sulit dipindahkan secara manual.
“Kendala utamanya adalah batu-batu besar. Selain itu, jalan akses masuk terlalu sempit sehingga excavator besar tidak bisa masuk ke titik longsor,” tambahnya.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera menurunkan alat berat yang lebih fleksibel untuk mempercepat proses pembersihan.
Warga mengusulkan penggunaan alat berat jenis backhoe loader agar material sisa longsoran dapat segera disingkirkan dan akses jalan kembali normal.(Sry)

